Berita

Ted Hui, mantan anggota parlemen Hong Kong bersma aparat/Net

Dunia

Undang Aktivis Pro-Demokrasi, Politisi Denmark Kena Amukan China: Jangan Ikut Campur Urusan Hong Kong!

SABTU, 05 DESEMBER 2020 | 16:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah China mengecam politisi Denmark karena dianggap telah melanggar norma dasar yang mengatur hubungan internasional, setelah Ted Hui, mantan anggota parlemen Hong Kong mengunjungi Denmark atas undangan dari anggota parlemen negara Skandinavia itu.

Aktivis pro-demokrasi itu ditangkap di Hong Kong pada Mei lalu setelah melakukan protes di Dewan Legislatif kota itu, tetapi telah memperoleh visa untuk melakukan perjalanan ke Eropa.

Juru bicara kementerian luar negeri China Hua Chunying mengatakan tindakan anggota parlemen Denmark yang tidak disebutkan namanya itu telah merusak citra negara tersebut sebagai negara yang selalu menekankan supremasi hukum.


“Kami dengan tegas menentang siapa pun, organisasi, atau negara mana pun yang mencampuri urusan Hong Kong dengan cara apa pun, mencampuri kedaulatan peradilan dan melindungi penjahat ilegal di Hong Kong,” kata Hua pada briefing harian pada hari Jumat, seperti dikutip dari Euro News, Sabtu (5/12).

“Saya ingin menekankan bahwa China adalah negara di bawah aturan hukum dan Hong Kong adalah masyarakat di bawah aturan hukum,” lanjutnya.

Dalam sebuah posting Facebook pada hari Kamis (3/12), Hui mengatakan bahwa dia akan pergi ke pengasingan dan mundur dari partai.

"Saya baru saja menyelesaikan kunjungan tiga hari saya ke Denmark, dengan ini saya mengumumkan bahwa saya berada di pengasingan, dan mundur dari partai demokrasi Hong Kong, meninggalkan Hong Kong," katanya dalam sebuah posting Facebook, dikutip dari HKFP.

Hong Kong telah menjadi titik nyala utama dalam hubungan luar negeri China setelah aksi protes anti-pemerintah melanda kota itu tahun lalu.

Pada bulan Juni, Beijing memberlakukan Undang-Undang Keamanan Nasional, yang banyak dikritik oleh para kritikus. Mereka menyebut China telah mengkhianati janjinya untuk mengizinkan Hong Kong mempertahankan hak politik dan sipilnya yang terpisah.

Sejak dimulainya demonstrasi anti-pemerintah pada Juni 2019, polisi Hong Kong telah melakukan lebih dari 10 ribu penangkapan tokoh-tokoh pro-demokrasi terkemuka termasuk aktivis Joshua Wong dan Agnes Chow, serta taipan media Jimmy Lai.

Bersama dengan Hong Kong, China sebelumnya telah berselisih dengan negara-negara Eropa atas hak asasi manusia, Taiwan, dan perdagangan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya