Berita

Tentara Armenia/Net

Dunia

BICC: Armenia Negara Paling 'Militer' Kedua di Dunia

SABTU, 05 DESEMBER 2020 | 08:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pusat Konversi Internasional Bonn (BICC) menempatkan Armenia sebagai negara paling 'termiliterisasi'  kedua di dunia setelah Israel pada tahun 2019. Sementara, Azerbaijan menempati urutan ke-16 dan Turki, ke-20.

Laporan itu tercantum dalam Indeks Militarisasi Global 2019 yang meninjau 151 negara, yang dirilis BICC pada Kamis (3/12)  dalam laman resminya.

Menurut laporan itu, Armenia naik satu tingkat jika dibandingkan dengan 2018, melampaui Singapura. Israel mempertahankan peringkat teratasnya.
Menyusul Israel dan Armenia, daftar BICC, Oman, Bahrain, Singapura, Arab Saudi, Brunei, Rusia, Kuwait dalam sepuluh besar.

Menyusul Israel dan Armenia, daftar BICC, Oman, Bahrain, Singapura, Arab Saudi, Brunei, Rusia, Kuwait dalam sepuluh besar.

Pakar BICC mencatat bahwa data 2019 mengunkapkan tren militerisasi yang terus berlanjut di dunia, terutama di Timur Tengah.

Amerika Serikat, yang memiliki anggaran militer terbesar di dunia (718 miliar dolar AS pada 2019), menempati peringkat ke-27.

"Selama kepresidenan Donald Trump, Amerika Serikat telah menjadi negara yang lebih termiliterisasi. Dia telah meningkatkan pendanaan untuk angkatan bersenjata dan personel militer," kata BICC, seperti dikutip dari Hetq.

BICC adalah organisasi nirlaba independen yang menangani berbagai topik global di bidang penelitian untuk perdamaian dan konflik, yang didirikan pada 1994 di Bonn, Jerman.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya