Berita

Pasangan calon nomor urut 4 Pilwali Makassar, Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin/Net

Politik

Minimalisir Beban Rakyat, Irman-Zunnun: Gratiskan BPJS Kesehatan, Kurangi Pajak

JUMAT, 04 DESEMBER 2020 | 16:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penanganan masalah kemiskinan di Kota Makassar dinilai belum dituntaskan Pemerintah Kota Makassar secara maksimal.

Menurut calon Walikota Makassar, Irman Yasin Limpo, ada sejumlah kelemahan dalam mengatasi kemiskinan, seperti data yang bias, penanganan yang parsial, hingga instrumen-instrumen yang belum termanfaatkan dengan baik.

Penanganan kemiskinan di tengah pandemi Covid-19, jelasnya, harus dilakukan dengan kebijakan straight to the poin terhadap kebutuhan masyarakat.


"Tidak ada yang menyangka Covid-19 ini, dan tidak ada pemerintah yang siap sepenuhnya. Tapi kita harus mengubah tantangan menjadi peluang," tegas Irman Yasin Limpo saat debat publik III Pilwali Makassar, Jumat (4/12).

Saat ini, ekonomi dan pelayanan berbasis digital penting dibangun dengan baik agar pemerintah tidak perlu menerapkan kebijakan lockdown saat pandemi. Dengan demikian, UMKM tidak perlu kehilangan pasarnya dan ekonomi tetap berjalan.

"Saya menganalogikan, 10 bulan sekolah tidak dibuka, ibu-ibu kantin tidak jualan. Itu salah satu pengangguran yang paling jelas," ungkapnya.

Namun yang terpenting adalah kebijakan yang menyentuh langsung ke masyarakat. Meski sulit untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat di masa pandemi Covid-19, setidaknya beban masyarakat dikurangi.

"Gratiskan BPJS Kesehatan-nya. Jangan buat beban. Jika tidak bisa tingkatkan kesejahteraan ya kurangi bebannya, kurangi bayar pajaknya, seperti yang dilakukan pemerintahan Pak Jokowi," tegasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya