Berita

PM Armenia Nikol Pashinyan mengahadapi tuntutan untuk mundur dari jabatannya/Net

Dunia

Oposisi Akan Beberkan Pengkhianatan PM Armenia Nikol Pashinyan Dalam Rapat Umum Akhir Pekan Ini

JUMAT, 04 DESEMBER 2020 | 12:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Oposisi dan kaum intelektual akan mengadakan rapat umum nasional pada hari Minggu lusa. Hrant Bagratyan, politikus dan mantan Perdana Menteri Armenia, mengatakan perlu dilakukannya segera pertemuan itu untuk mengungkapkan keterlibatan PM Nikol Pashinyan dalam perjanjian genjatan senjata yang dinilai sepihak dan merugikan Armenia.

Bagratyan mengatakan, fakta pengkhianatan Pashinyan akan dipublikasikan selama rapat, termasuk soal pengalihan tanah milik Armenia, seperti dikutip dari News Arm, Jumat (4/12).

Pasca penandatangan perjanjian perdamaian dan genjatan senjata yang dilakukan Armenia dan Azerbaijan yang dimediasi Rusia pada 10 November lalu, gedung parlemen digeruduk massa yang kecewa dengan perjanjian itu. Menuduh Pashinyan telah 'menjual tanah air' mereka, dan berpihak kepada Azetbaijan.  


Yerevan dirubung aksi protes berminggu-minggu. Di tengah kekalahan  atas perang terhadap Azerbaijan, konflik internal negara itu meledak. Bukan hanya massa yang ingin Pashinyan mundur, tetapi juga para elite politik, termasuk Presiden Sarkissinyan yang menuntut perubahan kabinet.

News Arm melaporkan pada Senin (9/11), partai-partai itu telah mengeluarkan pernyataan permintaan mundur kepada Pashinyan yang isinya antara lain kegagalan menangani agresi yang terjadi selama beberapa minggu yang telah menghilangkan ribuan nyawa, dan tindakan Pashinyan yang menyerahkan beberapa distrik kepada Azerbaijan tanpa dirembukkan dulu.

Pemimpin partai oposisi Tanah Air Armenia, mengatakan mereka telah memilih calon pengganti Pashinyan.

"Kami akan mencalonkan diri dalam pemilihan parlemen seketika dan, seperti semua kekuatan politik, akan berusaha untuk mendapatkan mayoritas," ujar Artur Vanetsyan, kepada wartawan dikutip dari News Arm, Jumat (4/12).

Vanetsyan menambahkan bahwa pemilihan parlemen awal ini harus diadakan selambatnya dalam waktu satu tahun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya