Berita

Kota Bristol/Net

Dunia

Ledakan Besar Tewaskan Empat Orang Di Sebuah Pabrik Olah Limbah Di Inggris

JUMAT, 04 DESEMBER 2020 | 08:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Empat orang dilaporkan tewas dan satu orang terluka setelah terjadi ledakan besar di sebuah pabrik pengolahan limbah dekat kota Bristol di Inggris barat daya pada Kamis (3/12) malam waktu setempat.

Pihak kepolisian Avon dan Somerset mengatakan bahwa ledakan itu diyakini terjadi melibatkan salah satu tangki kimia di pusat daur ulang air Bristol Wessex Water.

"Operasi penyelamatan kemudian dipimpin oleh dinas pemadam kebakaran. Kami dapat memastikan ada sejumlah korban," kata polisi, seperti dikutip dari AP, Jumat (4/12).


Dinas pemadam kebakaran setempat mengatakan bahwa pusat ledakan besar tersebut berada di kawasan industri Avonmouth yang terletak di dekat Bristol, yang berjarak sekitar 195 km sebelah barat London.

Tiga dari orang yang meninggal diketahui sebagai karyawan pabrik, dan yang lainnya adalah kontraktor. Kondisi orang yang terluka dilaporkan dalam keadaan stabil.

Polisi telah menyatakan kejadian tersebut sebagai insiden besar dan sedang menyelidiki insiden tersebut lebih lanjut. Mereka juga memastikan insiden itu tidak terkait teror apapun.

Seorang saksi bernama Jawad Burhan mengatakan bahwa dia mendengar ledakan tersebut saat dirinya tengah bekerja di dekat ledakan itu terjadi.

"Saya mendengar suaranya, saya sedang bekerja di samping gedung di gudang lain. Setelah 10 menit, saya melihat helikopter datang dan polisi," ungkapnya.

Saksi lainnya, Kieran Jenkins, mengatakan kepada BBC bahwa dia berada di dalam gudang lain ketika dia mendengar ledakan besar.

Menurutnya, sSeluruh gudang berguncang. "Kami benar-benar berdiri di sana karena terkejut karena semuanya bergetar. Kami pikir semuanya akan jatuh dan kami keluar dan yang bisa kami lihat hanyalah orang-orang berlarian. Sungguh mengejutkan," katanya.

Kepala Inspektur Mark Runacres mengatakan: "Petugas tetap berada di tempat kejadian dan kemungkinan besar akan berada untuk beberapa waktu saat kami bekerja sama dengan lembaga lain dalam menangani insiden besar ini."

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya