Berita

Plt Jurubicara KPK, Ipi Maryati/Ist

Hukum

KPK: Banyak Bangunan Komersial Di NTB Tapi PAD Tidak Bertambah

KAMIS, 03 DESEMBER 2020 | 19:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ada potensi pendapatan daerah sektor pajak yang tidak terserap maksimal di Nusa Tenggara Barat (NTB). Oleh karenanya, saat ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menggali kemungkinan adanya penyimpangan.

Menurut Plt Jurubicara KPK, Ipi Maryati, salah satu yang disorot adalah soal aset Pemprov NTB di Gili Trawangan.

“KPK melalui Unit Koordinasi Wilayah (Korwil) akan terus mengawal penyelesaian atas aset Gili Trawangan. Sudah 1 tahun KPK mendampingi penyelesaian masalah aset tersebut dan saat ini Pemprov NTB telah mengirimkan Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada Kejati NTB,” kata Ipi Maryati kepada wartawan, Kamis (3/12).


Tak sendiri, Kejaksaan Tinggi NTB juga akan melakukan penelahaan dan mengambil langkah penyelesaian terkait kontrak kerja sama antara Pemprov NTB dengan PT Gili Trawangan Indah (GTI). Peninjauan kontrak kerja sama ini dilakukan untuk mendorong optimalisasi pendapatan asli daerah.

“Di lokasi aset tersebut saat ini banyak berdiri bangunan komersial. Namun faktanya tidak ada penambahan kontribusi bagi pemda. Selama ini Pemprov NTB hanya menerima royalti sebesar Rp 22,5 juta per tahun,” lanjut Ipi.

KPK, kata Ipi, akan melakukan pencegahan hilangnya potensi penerimaan daerah dengan mendorong Pemprov NTB menggali potensi penerimaan daerah dari kegiatan komersil yang saat ini sudah berjalan.

“Hal ini semata-mata untuk kepentingan bersama,” tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya