Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati/Net

Politik

Taiwan Tutup Akses Masuk PMI, Komisi IX DPR: Pekerja Migran Harusnya Swab PCR, Bukan Rapid Test

KAMIS, 03 DESEMBER 2020 | 18:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Rencana otoritas Taiwan yang akan menutup masuknya pekerja migran Indonesia pada 4-17 Desember 2020 harus menjadi bahan evaluasi pemerintah Indonesia dalam penanganan Covid-19 di tanah air.

"Penutupan akses masuknya pekerja migran Indonesia oleh otoritas Taiwan harus jadi evaluasi saat di sini sedang membutuhkan lapangan pekerjaan. Kementerian Tenaga Kerja dan BP2MI harus melakukan evaluasi segera," kata anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/12).

Salah satu yang perlu diubah, kata Mufida, pemberangkatan PMI wajib menyertakan hasil negatif swab PCR, bukan rapid test. Ia pun meminta agar beban biaya tes swap bisa diberikan kepada penyalur PMI atau pemerintah, bukan kepada pekerja.


"Agar ada penyeragaman standar pengecekan kondisi dengan tes swab, apalagi Taiwan saat ini salah satu negara yang cukup berhasil menangani pandemi Covid-19," jelas politisi PKS ini.

Keseriusan juga harus ditunjukkan perusahaan penyalur untuk benar-benar mempersiapkan persyaratan PMI secara tuntas. Jangan sampai ada upaya manipulatif demi bisa mengirim PMI ke luar negeri.

"Jangan sampai terjadi manipulasi data demi izin berangkat ke luar negeri. Jangan korbankan seluruh calon pekerja migran setanah air hanya demi kepentingan pribadi," tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya