Berita

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno/Net

Politik

Sandiaga Didorong Gantikan Edhy, Gerindra: Sudah 6 Kali Ditawari Menteri, Tapi Ditolak

KAMIS, 03 DESEMBER 2020 | 16:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sosok pengganti Menteri KKP nonaktif, Edhy Prabowo di Kabinet Indonesia Maju dari Partai Gerindra masih menjadi spekulasi politik.

Belakangan, nama Wakil Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno disebut cocok menggantikan Edhy di kabinet pemerintahan Jokowi-Maruf.

Berkenaan dengan dorongan tersebut, Wasekjen DPP Partai Gerindra, Kawendra Lukistian menyebut bahwa Sandiaga sudah pernah beberapa kali ditawari posisi menteri.


"Sebelum-sebelumnya kan sudah sempat 6 kali ditawari kursi menteri, tapi beliau belum berkenan. Hingga waktu itu belum berkenan," ujar Kawendra Lukistian saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Kamis (3/12).

Kawendra mengatakan, saat ini mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu masih fokus pada program OK OCE serta pemberdayaan UMKM dan belum ada niatan untuk masuk di pemerintahan.

"Setahu saya beliau lagi fokus dan sangat bersemangat sekali mendorong para pelaku UMKM melalui OK OCE agar berbagai produknya bisa naik kelas," jelasnya.

Meski begitu, internal Gerindra menghormati apa pun keputusan Sandiaga. Baik tetap di luar pemerintahan atau masuk kabinet seperti dorongan beberapa pihak menggantikan Menteri Edhy yang tersandung kasus dugaan suap ekspor benur.

"Apa pun keputusannya, Insya Allah itu yang terbaik sebagai ikhtiarnya untuk rakyat Indonesia. Kalau itu (pengganti Edhy) hak prerogatif presiden," tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya