Berita

Afganistan/Net

Dunia

NATO Sambut Perkembangan Negosiasi Damai Pemerintah Afganistan Dan Taliban

KAMIS, 03 DESEMBER 2020 | 11:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menyambut perkembangan baru negosiasi damai antara pemerintah Afganistan dan Taliban di Doha, Qatar.

Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg dalam konferensi pers pada Rabu (2/12) mengatakan, perundingan di Doha telah menciptakan kemajuan pesat bagi perdamaian di Afganistan.

"Ini adalah satu langkah menuju penyelesaian konflik secara politik dan damai, semua sekutu NATO sangat mendukung kemajuan perdamaian," kata Stoltenberg, seperti dikutip Sputnik.


"Sekarang kami ingin melihat lebih banyak kemajuan dalam membangun peta jalan politik," lanjutnya.

Sehari sebelumnya, anggota tim negosiasi pemerintah Afganistan, Nader Nadery mengungkap, kedua belah pihak telah menyepakati aturan dan prosedur untuk mengatur negosiasi damai yang sedang berlangsung.

Stoltenberg mengatakan, kesepakatan itu menunjukkan bahwa pihak-pihak yang bertikai berupaya untuk terus maju, bahkan pada masalah yang pelik dan sulit.

"Rakyat Afganistan menginginkan perdamaian. Kami sangat menyambut kemajuan apa pun menuju solusi politik yang damai," ucap Stoltenberg.

Negosiasi perdamaian antara pemerintah Afganistan dan Taliban telah dimulai pada pertengahan September atas kesepakatan kelompok tersebut dengan Amerika Serikat (AS) pada Februari.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya