Berita

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Ist

Politik

LaNyalla: Pemangkasan Libur Akhir Tahun Bisa Dimaklumi Karena Corona Masih Tinggi

RABU, 02 DESEMBER 2020 | 21:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kebijakan pemerintah memangkas libur akhir tahun sudah tepat sebagai upaya antisipasi lonjakan kasus virus corona (Covid-19).

“Keputusan untuk mengurangi libur akhir tahun saya rasa merupakan kebijakan yang tepat,” kata Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/12).

Adapun libur akhir tahun yang dipangkas merupakan pengganti cuti bersama Idul Fitri yang sebelumnya ditetapkan tanggal 28, 29, dan 30 Desember. Sementara itu, libur Natal dan Tahun Baru tidak dipotong.


“Pemotongan libur akhir tahun bisa dimaklumi mengingat penambahan kasus corona di Indonesia masih tinggi. Kita tahu per 1 Desember kemarin, total kasus corona sudah menembus angka 543.975,” jelas LaNyalla.

Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat bijak dalam menyikapi keputusan pemerintah tersebut.

“Disikapi dengan bijaksana karena sudah beberapa kali kesempatan libur panjang berujung pada peningkatan tajam kasus corona,” tegasnya.

Di sisi lain, ia meminta kepada masyarakat untuk mengisi liburan dengan produktif di rumah masing-masing guna membantu pemerintah menekan laju penularan corona.

“Bantu pemerintah dengan patuh terhadap protokol kesehatan. Karena ini juga untuk menjaga diri sendiri dan keluarga dari virus Corona,” tandas LaNyalla.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya