Berita

Anggota DPD RI Fahira Idris/Ist

Politik

Senator Jakarta: Peristiwa Sigi Kejahatan Luar Biasa Untuk Memecah Belah Bangsa

RABU, 02 DESEMBER 2020 | 20:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peristiwa pembunuhan empat orang di Desa Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah adalah kejahatan luar biasa yang harus diusut hingga tuntas oleh aparat kepolisian.

Menurut anggota DPD RI Fahira Idris, penyelesaian kasus tersebut hingga tuntas penting agar tidak dimanfaatkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk memperkeruh suasana.

“Ini kejahatan luar biasa. Pelaku dan kelompoknya harus segera ditangkap dan diusut tuntas agar masyarakat bisa tenang dan tidak mudah diprovokasi pihak-pihak tidak bertanggung jawab," kata Fahira Idris dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (2/12).


Di balik kekejian para pelaku, Senator asal Jakarta ini melihat ada motif tersendiri yang sengaja dilancarkan, yakni menciptakan suasana tak kondusif dan menciptakan kekacauan untuk mengoyak persatuan dan memecah belah bangsa.

"Tujuan mereka jelas agar kita saling curiga, saling menyalahkan, dan terjadi perpecahan. Kelompok ini tidak mewakili agama apa pun. Jangan sampai kita mengikuti keinginan mereka yang ingin bangsa ini saling curiga," tegasnya.

Di sisi lain, ia masih percaya aparat keamanan baik Polri maupun TNI bisa segera meringkus pelaku teror di Sigi. Kecepatan menangkap, mengungkap dan mengusut kasus ini menjadi penting agar keadaan kembali kondusif dan menutup celah terjadinya gesekan.

“Kalau kita saling curiga dan terprovokasi maka sama saja kita memuluskan tujuan kelompok teroris ini. Pemerintah harus memastikan bahwa peristiwa ini menjadi yang terakhir. Segera tangkap dan tumpas kelompok teror ini,” demikian Fahira.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Jokowi Sedang Menciptakan Musuh Sendiri Lewat Keliling Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:17

Jemaah Haji Indonesia Diminta Tertib Menanti Jadwal Kepulangan ke Tanah Air

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:44

Turun Gunung Jokowi untuk Gendong Gibran dan Kaesang

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:37

Hari Raya Waisak, CFD Jakarta Diliburkan Sementara

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:15

IPC TPK Perkuat Konektivitas Perdagangan Indonesia-China

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:45

Paradoks Kekayaan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:23

Polda Jateng Izinkan Personel Tembak Begal di Tempat

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:09

Anatomi Pembangunan Kapal Ideal

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:41

BGN Tidak Pernah Menunjuk Calo Terkait Pembangunan SPPG

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:21

KPK Diminta Jelaskan Arah Pengembangan Kasus Blueray Cargo

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:04

Selengkapnya