Berita

Rano Karno dan calon Walikota Tangsel, Muhamad, saat blusukan ke kampung-kampung/LAN

Politik

Mampu Saling Melengkapi, Muhamad-Saraswati Dinilai Rano Karno Paling Pas Pimpin Kemajuan Tangsel

RABU, 02 DESEMBER 2020 | 10:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dalam pandangan mantan Gubernur Banten, Rano Karno, pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Tangsel nomor urut 1, Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, paling tepat memimpin Tangsel.

Si Doel, demikian sapaan akrabnya, punya alasan sendiri. Di antaranya, sebagai mantan Sekretaris Daerah (Sekda), Muhamad tentu sangat mengetahui seluk-beluk birokrasi.

Haji Muhamad, kata Rano, sudah teruji pengabdiannya, pekerja keras dari level paling bawah, terbukti bersih, mengerti seluk-beluk birokrasi dan APBD Tangsel.


Sementara Saraswati merupakan tokoh muda yang cerdas, punya jaringan kuat baik di nasional dan internasional, yang bisa dimanfaatkan bagi kepentingan warga Tangsel.

"Atas dasar itu, keduanya saling melengkapi dan paling pas untuk memimpin Tangsel," terang Rano Karno, Selasa (1/12), dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Selain itu, lanjut Rano, kedekatan secara emosional Muhamad-Saraswati terhadap masyarakat Tangsel juga akan berpengaruh besar bagi masyarakat Tangsel.

"Haji Muhamad putera daerah, asli Tangsel. Seperti Si Doel, dia anak Betawi yang berprestasi dan membanggakan, ingin berjuang membangun daerahnya. Sementara Rahayu Saraswati memiliki darah pejuang, dua eyangnya gugur di Lengkong, Serpong Tangsel. Keduanya memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Tangsel," ungkap Rano Karno.

Untuk itu, Rano Karno berharap warga Tangsel memberikan suaranya untuk Muhamad-Saraswati pada 9 Desember mendatang.

"Saya mengajak warga Tangsel memberikan suaranya pada 9 Desember. Jangan golput, karena ini demi masa depan Tangsel. Jangan lupa coblos nomor 1, Muhamad-Saraswati," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya