Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/Ist

Politik

PKS: Wajar Jokowi Kecewa Karena Penanganan Covid-19 Cenderung Politis

SENIN, 30 NOVEMBER 2020 | 18:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kekecewaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap upaya penanganan pandemi Covid-19 di tanah air dinilai wajar.

Pasalnya, penanganan pandemi Covid-19 yang terjadi di lapangan belum terlihat sinergis, bahkan cenderung politis.

"Pak Jokowi wajar kecewa. Angka positif yang sudah mulai di angka 6 ribuan (per hari) dan aksi di lapangan dalam bentuk sinergi belum terlihat. Malah cerita politis yang banyak muncul," ujar Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Senin (30/11).


Fakta tersebutlah yang dinilainya perlu segera dievaluasi pemerintah. Menurutnya, pemerintah saat ini sudah sepatutnya mengedepankan sains dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 ini agar lebih serius.

"Segera fokus ke penanganan Covid-19 yang saintifik dan metodis, jangan politis!" pungkasnya.

Dalam rapat terbatas laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Presiden Joko Widodo meluapkan kekecewaannya soal penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia yang semakin memburuk beberapa minggu terakhir.

"Ini semuanya memburuk karena adanya kasus yang memang meningkat lebih banyak di minggu-minggu kemarin," kata Presiden Jokowi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya