Berita

Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, mendesak TNI dan Polri memberikan rasa aman kepada masyarakat menyusul insiden di Sigi, Sulawesi Tengah/Net

Politik

Kutuk Keras Teror Di Sigi, Pimpinan DPR Minta Aparat Keamanan Gandakan Kemampuan

SENIN, 30 NOVEMBER 2020 | 09:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aksi teror merupakan perbuatan terkutuk, apapun agama dan kepercayaan pelakunya.

Sehingga, sudah sepatutnya pelaku teror aksi pembakaran rumah warga dan rumah ibadah hingga menelan korban jiwa di Desa Lembatangoa, Palolo, Sigi, Sulawesi Tengah, segera ditangkap aparat Polri dan TNI.

"Untuk mengembalikan kondusivitas bermasyarakat, diimbau kepada pemuka masyarakat dan Polri-TNI untuk meyakinkan masyarakat bahwa aksi teror itu jelas kriminal. Serta menjauhkan pikiran (masyarakat) dari adanya sentimen terhadap pemeluk agama atau kepercayaan tertentu," kata Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (30/11).


Azis menjelaskan, negara menjamin atas perlindungan segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Seperti Pasal 29 UUD 1945 yang menyatakan bahwa negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa dan Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

"Aparat keamanan segera melacak dan menangkap pelaku teror, kemudian mengantisipasi dan menuntaskan ancaman terhadap pertahanan dan keamanan negara dengan menggandakan kemampuan aparat keamanan dalam mengatasi aksi teror. Hal ini mengacu kepada tugas TNI diamanatkan oleh UU No 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Terorisme, Pasal 43," tutup Azis Syamsuddin.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya