Berita

Hanura Jawa Barat bertekad akan kembalikan kejayaan pada Pemilu 2024/RMOLJabar

Politik

Ingin Kembalikan Kejayaan, Hanura Jabar Terus Geber Mesin Partai Menuju 2024

MINGGU, 29 NOVEMBER 2020 | 02:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski masih 4 tahun lagi, Partai Hanura Jawa Barat terus menguatkan mesin partainya menuju Pemilu 2024.

Hasil pada Pemilu 2019 menjadi bahan evalusi guna mengembalikan kejayaan Hanura se-Jawa Barat di pemilu mendatang.

Ketua DPD Partai Hanura Jabar, Dian Rahadian mengatakan, partainya saat ini hanya memiliki belasan kader yang duduk di legislatif se-Jabar. Berkaca dari itu, partainya tidak mau berleha-leha dan langsung tancap gas mulai sekarang.


"Kita ingin kembali ke kejayaan seperti sebelum 2019. Anggota DPRD kita sekitar 70 sekian. Target 2024 ingin satu fraksi (di provinsi), dan di tiap kabupaten/kota ada perwakilan," kata Dian di sela-sela Silaturahmi dan Konsolidasi Anggota DPRD Kabupaten/Kota Partai Hanura Se-Jawa Barat di Bandung, Sabtu (28/11).

Target tersebut, lanjut Dian, menjadi topik inti dalam agenda Hanura bertajuk "Rekognisi Jati Diri Partai Hanura di Provinsi Jawa Barat" ini. Sehingga kader yang duduk di legislatif pada pemilu mendatang bisa menggaet yang lain dan terbentuk fraksi sendiri.

Kemudian, ia berpesan kepada tiap dewan pimpinan cabang (DPC) kabupaten/kota untuk membentuk struktur partai hingga tingkatan ranting. Bila sudah terbentuk 100 persen, tentunya itu bakal menjadi modal partai yang besar.

"Ketika dewan ada, tapi struktur partai tidak memadai, itu akan menyulitkan para caleg untuk bersaing di pemilu. Sekarang kita tekankan kepada para anggota dewan bersama DPC-nya, bersinergi membangun struktur partai sampai ke tingkat anak ranting," ucapnya.

Kegiatan Hanura Jabar ini akan berlangsung hingga Minggu (29/11). Turut hadir Sekretaris DPD Hanura Jabar, Cecep Lukmanul H, dan anggota DPRD Hanura se-kabupaten/kota.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya