Berita

Mantan anggota DPR RI Papua, Steven Abraham/RMOLPapua

Politik

Akui Golkar Terlambat Beri Dukungan, Mantan Anggota DPR RI Yakin Paslon Hermes Bisa Menang

MINGGU, 29 NOVEMBER 2020 | 00:00 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski bisa dibilang agak terlambat, Partai Golkar akhirnya memutuskan untuk mendukung pasangan calon Hendrikus Mahuze-Edy Santosa (Hermes).

Namun demikian, mantan anggota DPR RI, Steven Abraham, yang saat ini dipercaya sebagai Tim Pemenangan Pemilu (PP) Golkar Papua dan Papua Barat meyakini Golkar akan memberi andil untuk memenangkan paslon Hermes.

“Kita tahu bahwa dari pasangan Hermes sudah ambil SK penetapan dukungan dari Golkar di Jayapura kemarin. Itu diserahkan secara langsung oleh Pak Wagub klementnal sebagai Ketua DPD Golkar Papua,” terang Steven, dikutip Kantor Berita RMOLPapua.


Dirinya mengakui mendapat secara tugas khusus untuk menjadi juru kampanye untuk memenangkan pasangan Hendrikus Mahuze dan Edi Santosa.

Steven pun tak menampik kalau Partai Golkar cukup terlambat untuk mendukung pasangan Hermes. Namun bukan berarti keterlambatan itu membuat Partai Golkar tidak punya andil untuk memenangkan pasangan Hermes.

Dirinya menilai meskipun belakangan ini pergerakan dari pasangan Hermes terlihat agak lemah, namun dengan kehadiran Partai Golkar dia optimis dapat menjadi kebangkitan bagi pasangan Hermes.

“Jika kita terlambat bukan berartii tidak dapat memenangkan pasangan Hermes. Terlambat tapi kita yakin bahwa dengan empat kursi kita di Merauke dan saya sendiri yang sudah cukup berpengalaman dalam Pilkada di Merauke. Saya harap ini menjadi kebangkitan dan tambahan semangat bagi Hermes yang saya lihat akhir-akhir ini agak melemah,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya