Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Bungkam Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Prabowo Ingin Buktikan Gerindra Anti Korupsi

SABTU, 28 NOVEMBER 2020 | 19:51 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Diamnya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto atas peristiwa operasi tangkap tangan KPK yang menjerat Edhy Prabowo untuk membuktikan Partainya tetap anti korupsi.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Periskop Data, Muhamad Yusuf Kosim saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (28/11).

Menurut Yuko -sapaan akrabnya- tercokoknya Edhy Prabowo oleh KPK tidak mungkin bisa disampaikan ke publik bahwa hal itu adalah operasi politik.


Meski demikian, Yuko menilai capaian Partai Gerindra selama ini akan berpotensi menjadikan partai berlambang kepala garuda ini akan menjadi kampium pada Pemilu 2024.

"Suara Gerindra di Pemilu ke Pemilu naik signifikan, dari tahun 2009 ke 2019, ini ada tanda kutip Gerindra ini akan menjadi besar bahkan bukan tidak mungkin akan jadi pemenang (di Pemilu 2024)," demikian kata Yuko kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (28/11).

Atas dasar fakta politik itulah, Yuko menilai sikap diam Prabowo ini sudah tepat.

Yuko bahkan memprediksi Prabowo akan tetap diam dan tidak akan melakukan pembelaan secara terbuka terhadap kader yang ia didik selama puluhan tahun.

Prabowo, kata Yuko akan bersikap hati-hati untuk menjaga konstituennya tidak meninggalkan Partainya.

"Jangan sampai ada dukungan pembelaan ke Edhy Prabowo, ini berbahaya bagi konstituen. Menurut saya agar Gerindra tetap menjadi partai anti korupsi. Bisa jadi ini sikap pribadi saja tidak bisa dikaitkan dengan Gerindra," demikian kata Yuko.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya