Berita

Presiden Jokowi bersama Prabowo Subianto/Net

Politik

Prabowo Dilema, Tetap Jadi Anak Buah Jokowi Atau Keluar Koalisi Tanpa Disambut Pendukungnya

SABTU, 28 NOVEMBER 2020 | 15:11 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dinilai dalam situasi dilematis usai kader kesayangannya Edhy Prabowo dicokok Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pengamat politik Universitas Nasional, Andi Yusran mengatakan, saat ini Prabowo sedang bingung apakah akan keluar dari koalisi atau bertahan di pemerintahan.

Sebabnya, para pendukung Prabowo saat pemilihan presiden (Pilpres) 2019 lalu sudah meninggalkannya karena Ketum Gerindra itu lebih memilih masuk koalisi pemerintahan Joko Widodo.


Di sisi lain, kata Andi, masuknya Prabowo sejak awal telah menganggu kenyamanan partai koalisi yang sejak awal menjadi pendukung Joko Widodo.

Andi menganalisa, kasus korupsi yang menimpa Edhy Prabowo bisa saja merupakan murni kasus hukum.

"Memang dilematis, tetap bertahan di kabinet dan dikepung oleh mantan lawan politiknya atau keluar dari kabinet dengan kondisi tanpa kawan penyambut karena pendukung yang sudah putar haluan," demikian analisa Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (28/11).

Andi mengatakan Prabowo harus sadar bahwa paska tertangkapnya Edhy Prabowo rating politiknya dan Partai Gerindra akan menurun drastis.

Dalam situasi seperti saat ini, Andi memprediksi Prabowo akan tetap berada dalam koalisi pemerintahan Joko Widodo.
.
"Dan pilihannya paling mungkin Prabowo bertahan di kabinet," demikian kata Andi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya