Berita

Mahfud MD dan Gatot Nurmantyo/Net

Politik

Bantah Klaim Mahfud, Gatot Nurmantyo: Tidak Ada Pembicaraan Khusus Hati Ke Hati

JUMAT, 27 NOVEMBER 2020 | 19:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tidak ada pembicaraan khusus antara Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jenderal TNI (Pur) Gatot Nurmantyo dengan Menko Polhukam Prof. Mahfud MD saat keduanya bertemu di Yogyakarta, Jumat pagi (27/11).

"Tidak ada, apa yang dibicarakan khusus?" kata mantan Panglima TNI itu kepada wartawan usai menghadiri peluncuran dan bedah buku 'Pemikiran Sang Revolusioner" karya deklarator KSMI Syahganda Nainggolan', di Sekretariat KAMI, Jalan Kusuma Atmadja Residence Nomor 76, Jakarta, Jumat petang.

Gatot menuturkan dirinya memang bertemu dengan Mahfud tanpa direncanakan. Yakni saat dia menghadiri acara pernikahan putri Presidium KAMI Prof. Rochmat Wahab di Masdjid UGM Yogyakarta.


"Saya datang ke sana kebetulan Pak Mahfud sebagai saksi salah satu, pengantennya. Nah, sama panitia (kami) didudukin sebelahnya, sebelahan toh," ungkapnya.

Namun, Gatot menyatakan tidak ada pembicaraan khusus "dari hati ke hati" seperti apa yang disampaikan Mahfud melalui cuitan di akun Twitter.

"Yang dibicarakan, masalah datangnya kapan? (Saya bilang) saya datengnya tadi malam, saya lewat darat gitu, sekarang (saya pulang) lewat udara, itu saja," tuturnya.

"Tidak ada (pembicaraan khusus), tidak ada (soal kebangsaan). Apa yang dibicarakan? (Kami) hanya bicara masalah kekeluargaan," demikian Gatot Nurmantyo.

Mahfud MD melalui akun Twitter pribadinya memposting foto bersama Gatot Nurmantyo di Masjid UGM dalam acara pernikahan putri Rachmat Wahab. Dalam cuitannya, mantan Ketua MK itu menyebut berbicara banyak hal dari hati ke hati.

"Pagi ini Allah mempertemukan saya dengan Pak Gatot Nurmantyo di Masjid Kampus UGM. Kami duduk berjejer dan ngobrol tentang banyak hal dari hati ke hati. Kami sama-sama hadir dalam acara akad nikah puterinya Prof. Rochmat Wahab, eks Rektor UNY dan Eks Ketua NU DIY. Kami juga berdoa khuyu' untuk mempelai," kata Mahfud.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya