Berita

Anies Baswedan mengunggah aktivitas membaca buku berjudul How Democracies Die/Net

Politik

Unggah Buku How Democracies Die, Anies Pesankan Demokrasi Indonesia Sedang Tidak Baik

SELASA, 24 NOVEMBER 2020 | 20:42 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Unggahan foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengunggah aktivitas membaca buku karangan Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt, How Democracies Die menyiratkan makna politik yang beragam.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah mengatakan apa yang dilakukan Anies sangat kuat kesan kritik pada penguasa.

Argumentasi Dedi, kritik yang dimaksud itu terkait dengan judul buku, konteks foto yang diunggah dan juga polemik dipanggilnya Anies oleh Polda Metro Jaya.


"Makna simbolik tidak pernah muncul secara tiba-tiba, selalu ada latar yang mendorong tafsir, andai saja unggahan ini dalam kondisi baik-baik saja, maka tidak akan mengemuka tafsir kritik tersebut," demikian analisa Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (24/11).

Lebih lanjut Dedi menjelaskan, bagi kalangan yang memahami semiotika, pasti akan memberi tafsir politik bahwa Anies sedang ingin menyampaikan pesan tentang kondisi rezim pemerintahan Jokowi berada pada kondisi yang tidak baik.

"Bagi yang memahami semiotika, akan membaca Anies sedang menyampaikan pesan, tidak saja pada penguasa, tetapi juga pada publik, jika kondisi demokrasi di rezim saat ini, tidak dalam keadaan baik," demikian kata Dedi.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya