Berita

Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin/Net

Politik

Jelang Munas X MUI, Din Syamsuddin: MUI Harus Dipimpin Ulama Berintegritas Dan Peduli Umat

SELASA, 24 NOVEMBER 2020 | 20:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Majelis Ulama Indonesia akan menggelar Musyawarah Nasional X pada 25-27 Nopember 2020 di Hotel Sultan, Jakarta.

Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin mengucapkan selamat atas gelaran Munas X tersebut.

Dia berharap, gelaran Munas berlangsung sesuai pedoman dasar dan pedoman rumah tangga (AD/ART) MUI.


"Pelanggaran terhadap kedua rujukan dasar tersebut akan mengurangi keabsahan hasil Munas dan mencederai marwah organisasi," ujar Din Syamsuddin, Selasa (24/11).

Din juga berharap agar MUI memantapkan diri sebagai wadah musyawarah ulama, zuama, san cendikiawan Muslim, dengan menjadi tenda besar bagi seluruh organisasi dan lembaga umat Islam.

MUI, kata Din, juga harus mengukuhkan posisi sebagai mitra kritis pemerintah, dengan tidak segan dan sungkan membela jika pemerintah benar dan mengoreksi jika ia salah.

"Elan vital sebagai gerakan amar maruf nahyi munkar harus tetap ditegakkan. MUI perlu dipimpin oleh ulama yang berintegritas dan beristiqamah memperdulikan nasib umat Islam," ucapnya.

Lanjutnya, pengurus baru MUI yang akan dihasilkan Munas X harus tetap menjalankan fungsi sebagai pelayan umat.

"Agar Munas dapat menghasilkan kepengurusan yang memantapkan fungsi MUI sebagai khadimul ummah wa shodiqul hukumah, yakni pelayan umat dan mitra kritis pemerintah," jelasnya.

Din juga menyampaikan maaf karena dia tidak dapat hadir dalam gelaran Munas X MUI.

"Dengan menyesal dan memohon maaf, karena alasan tertentu, saya tidak dapat menghadiri Munas," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya