Berita

Munafri Arifuddin dan Abd. Rahman Bando/Net

Politik

Pernah Dimenangkan Kotak Kosong, Kini Masyarakat Makassar Ingin Appi-Rahman Menang Pilkada

SELASA, 24 NOVEMBER 2020 | 18:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Warga Makassar diimbau untuk tidak golpot dan menentukan pilihan pemimpinnya pada perhelatan pesta demokrasi pemilihan walikota dan wakil walikota Makassar 2020.

Hal tersebut disampaikan Usman Tampa, Ketua RW 05 Kelurahan Mallimongan Tua, saat menyambut kampanye dialogis calon walikota Makassar nomor urut 2, Munafri Arifuddin.

Menurut dia, menggunakan hak suara adalah kesempatan bagi masyarakat berkontribusi untuk membawa Makassar kembali ke era kejayaannya.


"Tak boleh golput, kita harus memilih dan terlibat menentukan calon yang akan menjadi walikota," seru Usman di hadapan puluhan warganya belum lama ini.

Usman yang mewakili warga RW 05 Mallimongan Tua menyampaikan langsung aspirasinya di hadapan Munafri atau yang karib disapa Appi.

"Yang lalu kami di pihak kotak kosong, sekarang kami ingin pembaharuan sehingga insyaAllah saya dan warga saya khususnya RW 5 memilih Appi-Rahman," tegas Usman.

Tak hanya itu, menetapkan pilihan ke Appi-Rahman bagi Usman didasari juga oleh berbagai pertimbangan lainnya.

"Selain karena menginginkan pembaharuan, Appi-Rahman ini saya perhatikan pemimpin yang amanah dan bisa bersinergi dalam kegiatan pembangunan," sambungnya.

Fenomena pengalihan dukungan dari paslon lain ke Appi-Rahman terus terjadi. Tak main-main, akademisi pun yang sebelumnya mensponsori kemenangan kotak kosong pada Pilkada Makassar 2018 lalu juga hijrah.

Salah satunya adalah Prof Tajuddin Malik, Guru Besar Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) LPI Makassar.

Menurutnya, setelah melihat pergerakan massif dan program pro rakyat milik pasangan berjargon Makassar Bangkit itu, dirinya tekadkan komitmen memenangkan Appi-Rahman.

Dengan pengaruhnya yang cukup besar, kala itu ia merupakan penggerak untuk kemenangan kotak kosong.

"Sebelumnya kan pertama, dari Aco (mantan Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin) terus kami ini termasuk timnya Danny waktu periode pertama. Waktu masih didukung Pak Aco. Di 2018 itu saya justru yang sponsori kotak kosong," ungkapnya.

Dia menilai visi misi Appi-Rahman angat baik. Hal itu ditambah dengan dengan tagline Makassar Bangkit yang membuatnya tergerak memilih pasangan itu.

"Saya melihat visi-misinya bagus, berpihak ke masyarakat. Tagline 'Makassar Bangkit' itu pas sekali dengan programnya yang fokus pengendalian Covid-19 dan membangkitkan perekonomian lewat stimulus atau bantuan perekonomian menengah ke bawah," terangnya.

Bukan sekadar pernyataan dukungan, Prof Tajuddin juga siap membawa seluruh basis orang-orang yang sejalan dengan dia memilih Appi-Rahman di pilkada pada 9 Desember nanti.

"Dulu kami pilih kotak kosong karena ada isu jika Pak Appi terpilih maka yang namanya barasanji dan lain sebagainya itu akan dilarang. Tapi setelah mencermati sekarang, saya pikir Pak Appi ini orangnya terbuka, plural dan mengedepankan persatuan tanpa membeda-bedakan golongan," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya