Berita

Habib Rizieq Shihab/Net

Politik

Sudra: Pak Jokowi Fokus Urus Negara, Biar Nikita Mirzani Urus HRS

SELASA, 24 NOVEMBER 2020 | 16:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo diminta tetap fokus pada tugas utama mengurus negara dan tidak terlibat langsung pada dinamika gerakan Habib Rizieq Shihab.

Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Research and Analysis (Sudra) Fadhli Harahab mengatakan, belakangan kencang desakan agar Presiden Jokowi turun tangan menyejukkan kegaduhan pasca kepulangan Habib Rizieq.

Menurutnya, masih banyak pekerjaan penting yang perlu ditangani ekstra cepat dan ekstra keras semisal penanganan Covid-19, ketimbang meladeni HRS dan kelompoknya.


"Tak penting juga presiden ikut-ikutan ladeni HRS, komentari HRS. Tugas presiden fokus kepada urusan negara dan persoalannya," kata Fadhli kepada wartawan, Selasa (24/11).

Dia mengatakan di sisa empat tahun pemerintahan Jokowi seharusnya dapat dimanfaatkan dengan baik untuk pekerjaan yang meninggalkan kesan baik bagi rakyat.

Terlebih, saat ini pemerintah tengah menghadapi tantangan yang tidak mudah yakni pandemi Covid-19 dengan berbagai dampak yang ditimbulkan.

Bahkan, Fadhli menyebut urusan Habib Rizieq diurus oleh Nikita Mirzani yang belakangan juga berpolemik dengan dengan pengikut Imam Besar Front Pembela Islam itu.

"Biarkan saja urusan lokal Jakarta. Tidak perlu ikut terseret, masih banyak urusan skala nasional yang perlu diselesaikan, biar Nikita Mirzani aja yang urus HRS," terangnya.

Sebelumnya, sejumlah pihak meminta Presiden Jokowi turun tangan mengademkan situasi yang semakin panas pasca penurunan baliho besar bergambar HRS oleh prajurit TNI di sejumlah lokasi di Jakarta.

Suhu panas semakin memuncak manakala Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurrahman melontarkan kalimat tegas soal pembubaran ormas FPI.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya