Berita

Dewan Pakar Habibie Center, Prof Indria Sumegp/Repro

Politik

Kajian Habibie Center, Kualitas Demokrasi Indonesia Alami Kemunduran

SELASA, 24 NOVEMBER 2020 | 14:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Secara akademik, Indonesia masuk kategori negara demokrasi. Hanya saja, pada praktiknya masih terjadi pelanggaran-pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang terkesan justru tidak demokratis.

Dewan Pakar The Habibie Center, Prof Indria Samego mengatakan, kualitas demokrasi di Indonesia mengalami penurunan sejak lima hingga enam tahun terakhir.

Kata Indria, kemunduran itu terjadi pada bidang kebebasan sipil yang dinilainya cukup mengkhawatirkan.  


"Dari sisi akademik, kita bisa disebut sebagai negara demokrasi (democracy state) tetapi bahwa dalam 5-6 tahun belakangan kualitas demokrasi Indonesia mengalami penurunan, terutama dikaitkan dengan kebebasan sipil," ujar Indria Samego saat menjadi narasumber dalam webinar bertajuk "Dua dekade dan kiprah The Habibie Center" pada Selasa (24/11).

Namun, terkait kebebasan menggunakan hak untuk memilih dan di pilih, dalam hal ini Pemilihan Umum (Pemilu) masih cukup stabil.

Dalam kajian Habibie Center fenomena berbeda saat terkait dengan kebebasan sipil selain Pemilu.

Dikatakan Indria, fenomena itu cukup menghawatirkan keberlangsungan demokrasi di tanah air.

"Pemilu on the right track. Tetapi kebebasan sipil agak mengkhawatirkan, karena banyak terutama yang menggunakan ukuran-ukuran HAM. Di Indonesia ini masih terjadi pelanggaran-pelanggaran HAM," pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya