Berita

Maulid Nabi Muhammad SAW di Markas FPI Petamburan/Repro

Nusantara

Dinkes DKI Belum Lakukan Tracing, Habib Rizieq Dan Peserta Maulid Diimbau Proaktif Datangi Puskesmas

SELASA, 24 NOVEMBER 2020 | 08:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski tercipta kerumunan pada acara akad nikah putri Habib Rizieq Shihab dan Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat, Dinas Kesehatan DKI Jakarta hingga saat ini belum melakukan pelacakan khusus.

Namun demikian, menurut Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Erizon Safari, Habib Rizieq ataupun warga yang menghadiri acara di Petamburan pada 14 November lalu dan merasakan gejala Covid-19 dapat segera mendatangi puskesmas terdekat.

"Kalau memang habibnya ada keluhan, monggo silakan. Semua warga kami perlakukan sama," kata Erizon yang dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (24/11).


Erizon menambahkan, pihaknya tak bisa tiba-tiba menggelar pelacakan apabila belum ditemukan warga terkonfirmasi positif Covid-19. Sebab, pelacakan dimulai ketika ada pasien terkonfirmasi positif.

Misalnya, puskesmas kini gencar melacak kontak erat yang berhubungan dengan Lurah Petamburan, Setiyanto, yang dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani tes swab PCR di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Erizon justru mengimbau massa yang datang ke acara Habib Rizieq untuk memeriksakan diri ke Puskesmas setempat.

Menurut dia, informasi dari warga yang proaktif mengecek kesehatannya sangat membantu pendataan Pemprov DKI Jakarta, di luar hasil pencarian kasus aktif atau active case finding.

"Siapapun yang merasa ada keluhan dan butuh pemeriksaan untuk tracing, bukan MCU (medical check up) tapi untuk penelusuran, puskesmas siap kapan pun," kata Erizon.

Erizon melanjutkan, pihaknya tidak mungkin membabi buta menggelar pelacakan Covid-19 terhadap massa acara Habib Rizieq Shihab.

Pasalnya, Sudin Kesehatan Jakarta Pusat tak memegang data massa. Mereka yang hadir, lanjut dia, juga belum tentu warga Petamburan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya