Berita

Habib Rizieq Shihab/Net

Politik

Sekjen PKS: Habib Rizieq Bagus Di Ormas Saja, Badannya Lebih Leluasa

SENIN, 23 NOVEMBER 2020 | 16:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada prinsipnya mengajak semua orang yang mau ikut gabung di partai. Termasuk Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Bahkan, jika ada orang atau tokoh di partai politik lain yang ingin bergabung ke PKS pun terbuka.

Begitu disampaikan Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar Al-Habsyi kepada wartawan di Kantor DPP PKS, TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (23/11).


"Kita ngajak semua orang. Bukan hanya Habib Rizieq. Siapa yang mau PKS, dari partai lain kalau mau ke PKS kita juga sambut," ujar Aboe Bakar.

Saat disinggung lebih jauh terkait respons Habib Rizieq sendiri terkait ajakan masuk PKS, Abie Bakar menyebut Habib Rizieq merespons cukup baik.

"Ya, yang jelas dia simpati ke PKS," ujarnya.

Meski begitu, Aboe Bakar mengklaim baiknya Habib Rizieq tetap berada di ormas FPI. Sebab, apabila dia berada di partai maka ruang gerak dia semakin sempit.

"Saya rasa Habib Rizieq dia bagus di ormas saja. Badannya lebih leluasa. Kalau masuk partai dia jadi sempit. Dia negarawan yang bisa mewakili umat," tutupnya.

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu sebelumnya menyebut Habib Rizieq Shihab tertarik masuk PKS. Ia mengaku telah menawari Habib Rizieq untuk bergabung di PKS.

"Sudah saya tawarkan (Habib Rizieq masuk PKS)," kata Syaikhu di kantor DPD PKS Kota Tangerang Selatan, Minggu (15/11).

Dia mengatakan, Habib Rizieq memiliki semangat untuk memperjuangkan revolusi akhlak.

Hal itu, kata dia, selaras dengan PKS dalam upaya menangani dekadensi atau kemerosotan moral di tengah masyarakat.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya