Berita

Calon walikota Surabaya, Eri Cahyadi/Net

Politik

Punya Rekam Jejak, Masyarakat Surabaya Lebih Suka Eri Cahyadi Dibandingkan Machfud Arifin

MINGGU, 22 NOVEMBER 2020 | 22:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Calon walikota Surabaya Eri Cahyadi disebut lebih disukai warga Surabaya ketimbang Machfud Arifin berdasarkan lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

SMRC mencatatkan, sebanyak 77 persen menyukai Eri Cahyadi. Sementara, Machfu Arifin sebanyak 66 persen.

Direktur Riset SMRC, Deni Irvani mengatakan, Eri Cahyadi lebih banyak dipilih karena dia dinilai punya kualitas personal yang lebih positif dibanding Machfud Arifin.


“Di antara yang tahu, yang suka kepada Eri 71 persen, lebih tinggi dibandingkan Machfud 66 persen. Ini yang menjelaskan mengapa Eri Cahyadi sementara unggul atas Machfud Arifin," kata Deni dalam paparan hasil survei, Minggu (22/11).

Secara personal, rekam jejak dan kinerja baik Eri Cahyadi memang sudah dikenal oleh warga Surabaya.

Saat Pemkot Surabaya melakukan perombakan besar-besaran tahun 2018 silam, nama Eri dipilih untuk mengisi jabatan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) yang sempat kosong selama 5 bulan.
 
Posisi ini juga dulu sempat diduduki oleh Tri Rismaharini sebelum menjadi walikota Surabaya saat ini.

Tak hanya Kepala Bappeko, pria yang merupakan lulusan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya tahun 1999 tersebut juga merangkap jabatan sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya.

Melalui dua jabatan strategis tersebut, Eri dianggap berhasil mengeksekusi program-program kerakyatan yang dicetuskan Risma selama memimpin Surabaya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya