Berita

Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman saat sampaikan pernyataan ingin FPI dibubarkan/RMOl

Politik

Dedi Kurnia: Sikap Pangdam Jaya Pada Habib Rizieq Perkeruh Masalah Dan Rusak Citra TNI

SABTU, 21 NOVEMBER 2020 | 22:35 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sikap tegas Pangdam Jaya TNI dalam mencopot spanduk dan baliho imam besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab dinilai akan memperkeruh masalah.

Demikian analisa Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (21/11).

Menurut Dedi, cara yang dilakukan Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman menjauh dari konteks konsolidasi kebangsaan.


Bahkan Dedi mengamati, Mayjen Dudung justru menguatkan sentimen agama yang tinggi dan justru tidak menyelesaikan akar masalah.

"Secara institusi TNI dekat dengan sipil, seharusnya Pangdam Jaya bukan melakukan gerakan kontra sipil, itu justru memperkeruh masalah," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (21/11).

Lebih lanjut Dedi melihat pernyataan terbuka Dudung yang menginginkan FPI dibubarkan justru akan berdampak pada rusaknya citra TNI yang selama ini identik dengan masyarakat.

Ketimbang melakukan tindakan konfrontatif, Dedi menyarankan kepada Pangdam Jaya agar lebih memilih cara-cara pendekatan kultural bertemu Rizieq Shihab.

"Karena dengan cara itu (ingin FPI dibubarkan) justru dapat mencederai citra TNI yang selama ini dekat dengan rakyat," demikian kata Dedi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya