Berita

Jusuf Kalla dan Anies Baswedan/Net

Suluh

King Maker, JK Bisa Merugikan Dan Mengurangi Kans Anies Baswedan Jadi Presiden

SABTU, 21 NOVEMBER 2020 | 16:10 WIB | OLEH: RUSLAN TAMBAK

Kedekatan mantan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla dengan Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan masih bisa dirasakan.

Sejak awal, JK adalah salah satu sosok yang mendukung diberlakukannya lockdown (karantina wilayah) untuk mempersempit ruang lingkup penyebaran Covid-19.

Adapun lockdown adalah proposal yang pertama disodorkan Pemprov DKI, namun kandas karena tidak disetujui pemerintahan pusat.


Dan JK menilai, penanganan Covid-19 oleh pemerintah daerah lebih cepat dari pusat.

Terbaru, JK menyebutkan ramainya persoalan Habib M. Rizieq Shihab di dalam negeri, akibat adanya kekosongan kepemimpinan yang dapat menyerap aspirasi masyarakat secara luas.

"Kenapa masalah Habib Rizieq begitu hebat permasalahannya, sehingga polisi, tentara turun tangan, seperti kita menghadapi sesuatu yang goncangan," kata JK saat jadi pembicara acara webinar PKS, Jumat malam (20/11).

"Kenapa itu terjadi? Ini menurut saya, karena ada kekosongan pemimpin. Kepemimpinan yang dapat menyerap aspirasi masyarakat secara luas," sambung JK.

Soal kepulangan HRS, JK juga disebut-sebut punya andil. Ada yang menyebutkan, HRS diharapkan bisa membantu Anies untuk 2024.

Terkait hal ini, memang masih perlu pembuktian.

Dan jika benar nanti JK king maker Anies, tentu ini memiliki dampak positif dan juga negatif bagi Anies sendiri.

Positif, karena JK adalah tokoh nasional. Dua kali jadi wakil presiden, politisi senior Golkar itu tentu memiliki power dan massa.

Adapun dampak negatifnya, JK dikenal sebagai politisi oportunis yang pandai melakukan manuver.

Oleh ekonom senior Dr. Rizal Ramli, JK disebut sebagai pengpeng, penguasa dan pengusaha. Kekayaannya naik drastis diduga karena bisnis kekuasaan.

Dengan demikian, jika JK jadi king maker Anies, ini bisa merugikan dan mengurangi kans mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu jadi presiden.

Meski dekat dan sama-sama alumni HMI, Anies harus berpikir masa-masak soal dukungan JK.

Yang dikhawatirkan, jangan sampai dukungan menjadi malapetaka.

Akhirnya, JK akan mendukung Anies di Pilpres 2024 tentu masih sebatas prediksi. Anies sendiri juga belum tentu akan maju sebagai kandidat. Dia bukan kader dan pengurus parpol.

Akan tetapi, melihat sepak terjang JK yang pandai dalam membaca peluang dan melakukan kalkulasi politik, JK sepertinya tengah membangun "investasi dan jaminan politik".

JK boleh tua, tapi dalam dunia politik masih mengggit.

Dan bisa juga, kalau memungkinkan, JK akan tetap tampil. Dia tidak akan mendukung sesorang, tapi maju sebagai calon presiden.

Kemenangan Mahathir Mohamad dalam pemilu Malaysia dan kemenangan Joe Biden dalam pemilihan presiden Amerika Serikat bisa jadi motivasi sekaligus referensi.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya