Berita

Proses pengerjaan Sirkuit Mandalika/Net

Olahraga

Komisi VI DPR: MotoGP Mandalika Terancam Batal Bila ITDC Tidak Serius

SABTU, 21 NOVEMBER 2020 | 01:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Indonesia diharapkan tetap menjadi penyelenggara MotoGP 2021 meski dalam kalender yang dirilis masuk sebagai cadangan (reserve date).

Posisi Sikruit Mandalika yang ditempatkan sebagai cadangan ini pun patut menjadi perhatian Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sebagai pihak penyelenggara untuk segera merampungkan pembangunan sirkuit dan sarana pendukungnya.

"Persiapan penyelenggaraan MotoGP bukan hanya pembangunan sirkuitnya saja, tetapi juga infrastruktur pendukung seperti sarana transportasi, akomodasi, hotel dan lain-lain. Sampai saat ini realisasi investasi juga belum tampak," kata anggota Komisi VI DPR RI, Abdul Hakim Bafagih dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/11).


Hal tersebut menjadi persoalan serius lantaran bila gelaran MotoGP di Mandalika gagal, akan berdampak pada kerugian ekonomi, khususnya di sektor pariwisata.

Sebab dalam penyelenggaraan MotoGP Mandalika, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai BUMN yang membawahi MGPA harus membayar licence fee kepada Dorna Sport sebesar 9 juta euro per seri.

Jika kontrak yang ditandatangani 10 seri, jelasnya, maka investasi yang dikeluarkan paling tidak 90 juta euro. Belum lagi investasi lain dalam bentuk infrastruktur.

“Dari awal, saya selalu ingatkan pentingnya membuat plan B, tetapi hal ini selalu dijawab dengan tidak memuaskan oleh pihak ITDC. Dengan Sirkuit Mandalika hanya masuk daftar cadangan, hal ini menunjukkan ITDC sejak awal tidak serius mempersiapkan ajang ini," tutup politisi PAN ini.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya