Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Agar Para Kuwu Bisa Tenang Bekerja, Calon Ketua FKCC Diminta Untuk Bentuk Tim Kuasa Hukum

JUMAT, 20 NOVEMBER 2020 | 09:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC) harus mampu bersinergi dan tidak mengkotak-kotakkan antara Kuwu (Kades) di wilayah Timur dan Barat.

Begitu dikatakan salah seorang Kuwu (Kepala Desa) di Kabupaten Cirebon, Rusmanto (43), saat ditanya perihal pemilihan Ketua FKKC yang segera digelar di bulan Desember tahun ini.

Selain itu, Rusmanto menginginkan sosok Ketua FKKC yang baru tidak hanya mampu bersinergi, namun juga bisa membentuk tim kuasa hukum untuk memberikan pendampingan pada setiap anggotanya (Kuwu/Kades) yang terbelit masalah hukum.


"Ada hal penting dan mendesak yaitu membentuk tim kuasa hukum, jika ada Kuwu yang bermasalah diberikan pendamping hukum," ujar Kuwu Karangmekar Cirebon kepada Kantor Berita RMOLJabar, Kamis(19/11).

Rusmanto menilai, dari 412 Kuwu yang ada di Kabupaten Cirebon tidak semuanya pintar dan memiliki wawasan yang luas. Dengan adanya tim kuasa hukum bisa memberikan ketenangan seorang Kuwu dalam bertugas.

"Ke depan kami ingin sosok Ketua FKKC bisa memberikan ketenangan pada para Kuwu dalam bekerja membangun Desanya, karena majunya Kabupaten Cirebon jika desa-desanya maju," ungkap Rusmanto

Dia mengatakan, saat ini bursa calon Ketua FKKC baru muncul 3 orang Kuwu. Pertama Kuwu Lebakmekar, Alex Setiawan; Kuwu Kraton, Muali; dan Kuwu Cipeujeuhkolun, Lili Mashuri.

'Untuk menjadi kandidat Calon Ketua FKKC, mereka harus mendapatkan dukungan dari 100 orang Kuwu," jelasnya.

Forum komunikasi Kuwu Cirebon merupakan wadah bagi 412 Kepala Desa yang ada di Kabupaten Cirebon. Saat ini Forum para Kuwu tersebut dijabat seorang pelaksana tugas (Plt).

Dari informasi yang dihimpun Kantor Berita RMOLJabar, pemilihan Ketua FKKC akan digelar pada Desember mendatang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya