Berita

Politisi PKS, Mardani Ali Sera/Net

Politik

Jelang Pencoblosan, Mardani Ingin Netralitas ASN Dan Kondisi Darurat Covid-19 Jadi Fokus Perhatian

JUMAT, 20 NOVEMBER 2020 | 08:49 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Jelang hari pencoblosan Pilkada Serentak 2020 yang akan dilakukan pada 9 Desember mendatang, ada sejumlah hal yang perlu jadi perhatian. Masalah itu mulai dari netralitas ASN sampai kondisi darurat Covid-19 yang masih dialami bangsa ini.

Politisi PKS, Mardani Ali Sera menjelaskan bahwa pemerintah perlu untuk terus mengawasi ASN dan penyelenggara pemilu agar tetap menjaga netralitas dan tidak memihak kepada salah satu calon.

“Netralitas ASN dan penyelenggara pemilu merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan Pilkada 2020,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Jumat (20/11).


Selain itu, Mardani ingin agar publik terus memastikan tidak adanya ancaman dan intimidasi yang menyebabkan ASN tidak mampu menjaga netralitasnya.

“Tentu kita berharap Pilkada 2020 dapat berjalan dengan baik dan dapat menghasilkan pemimpin-pemimpin daerah yang amanah,” sambungnya.

Mardani mengingatkan bahwa Indonesia masih dalam kondisi darurat Covid-19. Setidaknya ada 28 daerah yang masuk ke dalam zona merah.

“Angka kasus Covid-19 yang terus meroket menunjukkan rendahnya komitmen pemerintah pusat menangani krisis kesehatan sejak awal. Kita harus kembali ke prinsip awal 3T (testing, tracing, treatment),” tuturnya.

Menjelang pilkada, pemerintah harus makin proaktif mengawasi dan menindak pemerintah daerah yang tidak taat protokol kesehatan. Kepolisian juga harus tegas dan adil dengan meminta keterangan kepada kepala daerah lain yang abai dengan prokes.

“Terlebih masih ada daerah yang belum memiliki Perda Penanganan Covid-19,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya