Berita

Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi/Net

Politik

Uchok Sky: Belum Ada Urgensi Untuk Merevisi UU BPK

KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 | 14:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Wacana revisi UU 15/2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diduga dilakukan untuk menguntungkan kelompok tertentu, terutama bagi oknum pejabat BPK yang akan mengakhiri masa jabatannya.

“Target merevisi UU ini untuk kepentingan dirinya sendiri si Agung (Ketua BPK) supaya dia tetap terpilih lagi di BPK. Masa jabatan dia kan mau habis pada 2022 nanti,” ujar Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi kepada wartawan, Kamis (19/11).

Bagi Uchok, belum ada urgensi untuk melakukan revisi UU BPK, terlebih usulan tersebut bersifat parsial dan tidak komprehensif yang justru merusak marwah BPK sebagai auditor negara.


“Saya kira, usulan revisi UU BPK ini harus dicegah dan jangan sampai lolos. Ini hidden agenda perorangan untuk melanggengkan kekuasaannya,” tuturnya.

Berdasarkan kabar yang beredar, setidaknya ada empat poin usulan revisi UU BPK, yakni batas usia menjadi anggota BPK ditulis 70 tahun, periodeisasi 2 kali seperti tertuang dalam UU BPK dihilangkan, anggota BPK dipilih secara kolektif kolegial, dan BPK boleh mengelola anggaran sendiri.

Bila merujuk empat poin ini, jelas Uchok, maka revisi tersebut tak akan berdampak pada kemajuan BPK ke depan. Apalagi bila periodesasi 2 kali benar-benar dihapus yang sejadtinya diatur untuk membatasi kekuasan.

“Kalau enggak dibatasi, entar muncul pejabat BPK 4L, alias loe lagi loe lagi,” tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya