Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Ikuti Langkah Nasdem Dekati Anies, Parpol Harus Mulai Melacak Figur Capres 2024

KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 | 05:33 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Partai politik peserta pemilihan umum yang akan berkontestasi pada tahun 2024 mendatang disarankan mengikuti jejak Partai Nasdem untuk mencagri sosok potensial yang diusung sebagai calon presiden.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an mengatakan, gerakan agresif yang dilakukan Partai Nasdem dalam mendekati Anies akan sangat berefek pada elektoral partai.

"Dari segi survei dan penjajakan Anies jelas adalah sosok yang paling potensial. Saya kira alasan itulah yang menjadi motif Nasdem mulai mendekati Anies," demikian analisa Ali Rif'an kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (19/11).


Dijelaskan Ali Rif'an, dalam pengalaman konstestasi elektoral figur yang kuat akan sangat berpengaruh dalam meningkatkan tingkat elektabilitas ebuah partai.

Atas argumentasi politik itulah, setiap parpol yang ingin meningkat perolehan suaranya harus segera mencari sosok-sosok potensial yang dapat menjadi alat jual partainya.

"Partai-partai sebelum 2 tahun mendatang harus benar-benar mengidentifikasi mana sosok potensial selain Anies yang layak dijual untuk diusung oleh partai  politik, Selain beberapa nama lain seperi Ridwan Kamil, Ganjar dan Khofifah, parpol harus terus mencari sosok alternatif sebelum partai mulai tarung di 2024 mendatang," demikian analisa Ali Rif'an.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya