Berita

Kapolri Jenderal Idham Azis/Ist

Politik

Menurut Nasir Djamil, Pencopotan Dua Kapolda Menunjukkan 'Naluri Polisi' Idham Azis Mumpuni

RABU, 18 NOVEMBER 2020 | 20:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pencopotan dua kapolda yang dilakukan Kapolri Jenderal Idham Azis dinilai sebagai langkah yang tepat.

Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Nasir Djamil, pencopotan Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Sufahriadi adalah bukti naluri kepolisian Kapolri, yakni tegas dan tak pandang bulu.

“Meskipun mendapat pertanyaan dan kritikan dari publik, apa yang dilakukan oleh Idham Azis menunjukkan 'naluri polisi'-nya sangat mumpuni,” ucap Nasir Djamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/11).


Irjen Nana dan Irjen Rudi dimutasi dari jabatannya usai dianggap tidak tegas dalam menindak adanya kerumunan di wilayahnya.

Di Jakarta, hal yang dipersoalkan adalah adanya kerumunan massa saat maulid nabi dan pernikahan putri Habib Rizieq Shihab di Petamburan. Adapun di Jabar juga terjadi kerumunan saat peringatan maulid nabi di Megamendung, Bogor beberapa waktu lalu.

Namun demikian, mantan anggota Komisi III DPR RI ini menegaskan bahwa pada dasarnya, perombakan atau mutasi anggota kepolisian biasa terjadi.

“Yang luar biasa itu, Kapolri membutuhkan jenderal yang luar biasa di daerah untuk mengatasi kondisi luar biasa pula, berupa pandemi Covid-19 yang masih tinggi,” katanya.

Sejauh ini, kata dia, mutasi dan rotasi para jenderal tetap mengedepankan profesionalisme serta penegakan hukum yang akuntabel dan tidak tebang pilih.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya