Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/Repro

Politik

Belum Cabut Aturan Prokes, Ganjar Pranowo: Kalau Acara Tidak Terkontrol, Bubarkan!

RABU, 18 NOVEMBER 2020 | 15:06 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan belum memberikan izin terhadap acara yang menimbulkan kerumunan.

Menurut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, aturan protokol kesehatan belum dicabut selama masa pandemi Covid-19. Oleh karenanya, ia berharap masyarakat bisa menahan diri untuk tidak berkegiatan yang menimbulkan kerumunan.

"Semua elemen baik masyarakat atau publik figur, saya harap bisa menahan diri. Kalau terpaksa acara berpotensi kerumunan ya harus dapat izin," kata Ganjar di Semarang, Rabu (18/11).


Ganjar menerangkan, pihaknya saat ini sedang memetakan agenda-agenda besar yang berpotensi memunculkan kerumunan. Termasuk di tempat-tempat pariwisata agar dilakukan evaluasi dan pengontrolan.

"Kalau sudah berlebihan, tidak terkontrol dengan baik, tutup. Bubarkan. Maka yang sekarang ingin menyelenggarakan acara dengan keramaian, kita minta untuk betul-betul protokolnya disiapkan," tegasnya seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng.

Menjelang akhir tahun 2020, Ganjar mengaku setuju dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang mengusulkan penundaan liburan. Namun di sisi lain, Ganjar juga melakukan antisipasi berbagai agenda menjelang akhir tahun dengan berkoordinasi bersama Polda Jawa Tengah terkait penerbitan izin.

"Kalau dari kepolisian, kalau tidak dibatasi tidak akan diizinkan. Jadi clear, termasuk yang kemarin tanya saya di Pekalongan," tutupnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya