Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule/Net

Politik

Iwan Sumule: Revolusi Akhlak Habib Rizieq Belum Cukup, Gatot Nurmantyo Perlu Lengkapi Dengan Revolusi Jihad

SELASA, 17 NOVEMBER 2020 | 14:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gelora revolusi akhlak muncul di negeri ini seiring pulangnya Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke tanah air.

Namun demikian, Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule menilai revolusi akhlak saja belum cukup.

Perlu ada deklarasi revolusi jihad agar perubahan yang radikal di negeri ini bisa terwujud secara cepat dan aman tanpa benturan.


“Revolusi akhlak dan revolusi jihad mestinya menyatu, jadi satu kesatuan agar revolusi menjadi utuh,” tegasnya kepada redaksi, Selasa (17/11).

Revolusi akhlak sudah dideklarasikan akan dipimpin Habib Rizieq. Bahkan sang habib telah bersiap keliling Indonesia untuk menyebarkan benih revolusi tersebut.

Sementara untuk revolusi jihad, Iwan sumule menyarankan agar dipimpin oleh Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo.

Menurutnya, mantan panglima TNI itu tidak perlu “malu-malu” untuk bergerak. Gatot harus bisa berjalan beriringan dengan Habib Rizieq menyebarkan benih revolusi jihad.

“Revolusi akhlak telah dipimpin oleh Habib Rizieq belum cukup. Sebaiknya Jenderal Gatot Nurmantyo melengkapi dengan pimpin revolusi jihad,” usulnya.

Dengan gabungan keduanya, maka akan tercipta revolusi yang cepat dan tanpa benturan. Gerakan revolusi akan segaris dengan prinsip amar maruf nahi munkar.

“Teruji dalam amal maruf nahi munkar. Mengajak kepada kebaikan dan melawan kemungkaran,” tuturnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya