Berita

Habib Rizieq Shihab diharapkan tidak terpancing oleh provokasi pihak-pihak yang ingin mendongkrak popularitas mereka/Net

Politik

Habib Rizieq Shihab Tidak Boleh Terpancing Dengan Hasutan Pihak-pihak Yang Ingin Dongkrak Popularitas

SELASA, 17 NOVEMBER 2020 | 11:11 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Habib Rizieq Shihab tidak boleh terpancing dengan hasutan yang dilakukan pihak-pihak yang ingin memanfaatkan momen untuk mendongkrak popularitas mereka.

Seperti yang dilakukan Nikita Mirzani, Dewi Tanjung, maupun Abu Janda belakangan ini.

"Sebagai ulama tentunya HRS tidak boleh terpancing dengan hasutan murah mereka, melaporkan mereka ke Polisi hanya akan menguntungkan mereka," ujar Direktur Ekskutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (17/11).


Karena, imbuh Satyo, masyarakat Indonesia bisa menilai perbuatan para pembenci Habib Rizieq Shihab.

"Mungkin undang mereka bertemu langsung dengan HRS, toh mereka bukan sesuatu yang untuk diajak berargumen. Mereka enggak level lah dengan ulama sekelas HRS," kata Satyo.

Dengan demikian, Satyo berharap Habib Rizieq tidak melaporkan para pihak yang menghinanya. Karena hal tersebut hanya akan membuat popularitas mereka menjadi naik.

"Justru bila dilaporkan ke Polisi, mereka mendapatkan manfaat sosial terkereknya popularitas mereka," pungkasnya.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya