Berita

Acara Gowes Santuy yang dilaksanakan Gowesser Anak Jakarta (GAJ) diharapkan bisa mengubah kebiasaan warga Jakarta untuk beralih menggunakan sepeda/Istimewa

Nusantara

Apresiasi Acara Gowes GAJ, KPJ Dorong Anies Keluarkan Regulasi Bersepeda

SENIN, 16 NOVEMBER 2020 | 14:01 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dewan Pendiri Koalisi Peduli Jakarta (KPJ), Hilman Firmansyah, mengapresiasi acara Gowes Santuy yang secara berkelanjutan dilaksanakan oleh Gowesser Anak Jakarta (GAJ).

KPJ menilai olahraga bersama ini bukan hanya sekadar sehat dalam masa pandemi Covid-19. Tetapi bersepeda juga sebagai alat transportasi murah yang ramah Lingkungan.

Karena itu, Hilman mendorong Gubernur Anies Baswedan agar mengeluarkan regulasi yang dapat mendukung aktivitas bersepeda sebagai alat transportasi murah, sehat, dan bebas polusi, bagi warga Jakarta.


Selain itu, menurut Sekum KONI DKI Jamran, Gowes Santuy yang dilaksanakan GAJ juga bagian dari upaya mendukung promosi pariwisata di saat pandemi Covid-19 melalui olahraga bersepeda.

"GAJ bukan hanya sebagai wadah gowes komunitas sepeda di DKI. Tapi lewat GAJ bisa banyak hal yang dilakukan salah satunya adalah promosi pariwisata dan sosialisasi 3M untuk memutus mata rantai penularan Corona," ucap Jamran.

Sementara itu Wakil Walikota Jakarta Timur, Hendra Hidayat menyatakan, gowesser dapat mendorong kemauan warga beralih dari membawa kendaraan bermotor ke sepeda.

"GAJ sebagai wadah gowesser se-DKI diharapkan dapat mendorong kemauan warga untuk beralih dari kendaraan bermotor pribadi ke sepeda, sehingga bisa mengurangi kemacetan di DKI," harap Hendra Hidayat.

Pada Minggu kemarin (15/11), ratusan pengowes yang tergabung dalam Gowesser Anak Jakarta (GAJ) melakukan Gowes Santuy di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Acara bertajuk "Dari Jakarta Kita Keliling Indonesia" ini dihadiri oleh Sekum KONI DKI Jamran, Stafsus Gubernur DKI Jhon Odesus, Dirut PAM Jaya Priyatno Bambang Hernowo, Corporate Secretary Bank DKI Herry Djufraini, Komut Jaktour Budi Siswanto, Dewan Pengawas PAM Jaya Syahrul Hasan, Founder dan CEO BAQOEL Dhian Arinofa, serta para aktivis Jakarta.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya