Ketum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas/Net
Habib Rizieq Shihab mengadakan resepsi pernikahan anaknya sejak kemarin hingga hari ini, Minggu (15/11).
Resepsi pernikahan yang mengundang banyak kerumunan itu menuai protes dari masyarakat.
Dari pihak Habib Rizieq yang diwakili oleh Munarman, menyampaikan bahwa resepsi pernikahan anak Habib Rizieq sudah sesuai dengan protokol kesehatan.
Namun, Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas meragukan protokol kesehatan yang diterapkan Habib Rizieq dalam menggelar hajat anaknya.
“Kan sudah berlangsung kemarin? Prokes seperti apa? Semua bisa melihat kok bagaimana kerumunan tanpa jarak di sepanjang KS Tubun,†tegas Gus Yaqut kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (15/11).
Disinggung mengenai perlu atau tidaknya aparat penegak hukum memanggil Habib Rizieq Shihab lantaran telah melanggar protokol kesehatan sejak awal kedatangannya ke Indonesia dan tidak melakukan karantina mandiri.
Gus Yaqut mengatakan, aparat tidak perlu memanggil imam besar Front Pembela Islam (FPI).
Menurut Gus Yaqut, seharusnya aparat penegak hukum langsung menangkapnya agar seakan tidak memberikan keistimewaan kepada Habib Rizieq Shihab.
“Ngapain dipanggil. Sudah ada protapnya ada peraturannya. Langsung saja disesuaikan dengan itu. Nggak perlu dipanggil-panggil. Malah akan menambah kesan istimewa. Semua warga negara memiliki kedudukan yang sama,†tegasnya.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi PKB ini menuturkan, seharusnya aparat penegak hukum tegas dengan pihak-pihak yang melanggar aturan protokol kesehatan bukan malah membiarkannya.
“Jika memang melanggar, siapapun yang berkewajiban menegakkan aturan, mau polisi, Satpol pp atau siapapun, kan tinggal ambil tindakan saja. Wong terang benderang begitu kok,†tandasnya.