Berita

Ketum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas/Net

Politik

Habib Rizieq Gelar Resepsi Pernikahan, Gus Yaqut: Jika Melanggar, Siapapun Wajib Tegakkan Aturan

MINGGU, 15 NOVEMBER 2020 | 23:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Habib Rizieq Shihab mengadakan resepsi pernikahan anaknya sejak kemarin hingga hari ini, Minggu (15/11).

Resepsi pernikahan yang mengundang banyak kerumunan itu menuai protes dari masyarakat.

Dari pihak Habib Rizieq yang diwakili oleh Munarman, menyampaikan bahwa resepsi pernikahan anak Habib Rizieq sudah sesuai dengan protokol kesehatan.


Namun, Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas meragukan protokol kesehatan yang diterapkan Habib Rizieq dalam menggelar hajat anaknya.

“Kan sudah berlangsung kemarin? Prokes seperti apa? Semua bisa melihat kok bagaimana kerumunan tanpa jarak di sepanjang KS Tubun,” tegas Gus Yaqut kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (15/11).

Disinggung mengenai perlu atau tidaknya aparat penegak hukum memanggil Habib Rizieq Shihab lantaran telah melanggar protokol kesehatan sejak awal kedatangannya ke Indonesia dan tidak melakukan karantina mandiri.

Gus Yaqut mengatakan, aparat tidak perlu memanggil imam besar Front Pembela Islam (FPI).

Menurut Gus Yaqut, seharusnya aparat penegak hukum langsung menangkapnya agar seakan tidak memberikan keistimewaan kepada Habib Rizieq Shihab.

“Ngapain dipanggil. Sudah ada protapnya ada peraturannya. Langsung saja disesuaikan dengan itu.  Nggak perlu dipanggil-panggil. Malah akan menambah kesan istimewa. Semua warga negara memiliki kedudukan yang sama,” tegasnya.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi PKB ini menuturkan, seharusnya aparat penegak hukum tegas dengan pihak-pihak yang melanggar aturan protokol kesehatan bukan malah membiarkannya.

“Jika memang melanggar, siapapun yang berkewajiban menegakkan aturan, mau polisi, Satpol pp atau siapapun, kan tinggal ambil tindakan saja. Wong terang benderang begitu kok,” tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya