Berita

Ilustrasi pesepeda/Net

Nusantara

Dibegal Saat Bersepeda, Perwira TNI AU Dilarikan Ke RS Pondok Indah Bintaro

SABTU, 14 NOVEMBER 2020 | 23:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aksi begal yang penyasar para pesepeda masih saja terjadi. Kali ini, para penjahat spesialis pesepeda ini membuat seorang perwira menengah TNI AU terjatuh dan pingsan hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Aksi pembegalan ini terjadi di Bintaro, Pondok Aren, Tangsel, pada Sabtu (14/11). Sedangkan korbannya adalah seorant perwira TNI AU, Kolonel Adm Ridwan Gultom, yang menjabat sebagai Paban II/dik Spers di Mabes TNI.

Kejadian itu dibenarkan oleh, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau), Marsma TNI Fajar Adriyanto.


"Iya betul," kata Fajar saat dikonfirmasi Kantor Berita RMOL Banten, Sabtu (14/11).

Fajar menuturkan, kejadian ini bermula saat Ridwan Gultom sedang bersepeda di wilayah Bintaro, Pondok Aren. Tepatnya di Jalan Raya Boulevard depan RS Pondok Indah Bintaro.

Tiba-tiba melintas dua orang yang mengendarai sepeda motor langsung merampas barang yang dibawa Ridwan Gultom.

"Saat berhenti di lampu merah depan RS Pondok Indah Bintaro tiba-tiba dijambret oleh dua orang tak dikenal naik sepeda motor," ujarnya.

Korban sempat melakukan perlawanan terhadap dua begal tersebut. Nahas, dia kemudian terjatuh dari sepedanya dan tak sadarkan diri. Hingga harus dilarikan ke RS Pondok Indah Bintaro untuk mendapatkan pertolongan.

"Sempat terjadi perlawanan sehingga yang bersangkutan jatuh dari sepeda sampai pingsan. Kemudian ditolong oleh security RS Pondok Indah dan pesepeda lain dibawa ke RS Pondok Indah Bintaro," jelas Fajar.

Akibat dari aksi begal itu, korban kehilangan satu unit telepon seluer dan satu buah dompet. Kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Pondok Aren untuk ditindaklanjuti.

Kejadian ini praktis mengingatkan publik terhadap aksi serupa yang juga menimpa seorang perwira, Kolonel Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko.

Saat itu korban dibegal saat bersepeda di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Senin lalu (26/10). Sekitar satu pekan kemudian pelaku yang terekam kamera CCTV menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya