Berita

Habib Rizieq Shihab/Net

Politik

Edy Mulyadi Yakin Habib Rizieq Adalah Panglima Masiroh Kubro, Ini Alasannya

SABTU, 14 NOVEMBER 2020 | 22:11 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kriteria dan tanda-tanda bahwa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab adalah Panglima Masiroh Kubro (parade akbar) sebagai jalan konstitusional untuk meluruskan kesesatan penyelenggara negara, sudah nyaris tidak terbantahkan lagi.

Sebab, tiga kriteria yakni berintegritas, berakhlak mulia, dan istiqamah dalam berjuang sudah melekat pada sosok Habib Rizieq.

Begitu kata Presidium Aliansi Selamatkan Merah Putih (Asmapi) Edy Mulyadi dalam akun YouTube @MimbarTube, Sabtu (14/11).


"Habib ini memenuhi persyaratan Panglima Masiroh Kubro. Pertama, beliau berintegritas, beliau berakhlak mulia, beliau gigih dan Istiqomah dalam perjuangan," ujar Edy Mulyadi.

"Dahsyat gak? Ini bukan syarat yang ecek-ecek, kaleng-kaleng, tidak banyak bahkan saya bisa katakan sangat sedikit orang yang mampu memenuhi tiga syarat itu," katanya menambahkan.

Menurut Edy, Habib Rizieq adalah orang yang akhlaknya mulia, istiqomah dalam perjuangan, dan memiliki integritas. Ketiga hal itu sudah diketahui oleh semua orang di Indonesia.

"Kita tidak pernah dengar beliau nenko-neko, main-main dengan kejahatan-kejahatan terima uang lah apalah segala macem, tidak pernah," tegasnya.

Ditambahkan Edy, ada satu hal lagi yang paling sulit dan tidak dimiliki oleh tokoh lain selain Habib Rizieq dan sudah menjadi pertanda bahwa ia adalah seorang Panglima Masiroh Kubro yakni memiliki pengikut dalam jumlah besar dan militan.  

"Tanda-tanda bahwa beliau adalah seorang Panglima Masiroh Kubro yang itu lebih sulit lagi dipenuhi oleh yang lainnya ialah beliau Habib Rizieq Shihab riil memiliki pengikut yang dahsyat jumlahnya, riil dan militan. Bayangkan!" pungkasnya. [}

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya