Berita

BNPB/Repro

Nusantara

Bahas UU Kebencanaan, DPR Buka Peluang Bagi Pemerintah Nonaktifkan BNPB

SABTU, 14 NOVEMBER 2020 | 17:15 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rancangan Undang-undang (RUU) tentang kebencanaan yang tengah dibahas oleh DPR Komisi VIII, memungkinkan adanya penghapusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Anggota DPR Komisi VIII dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Maman Imanul Haq mengatakan, RUU ini membuka kemungkinan bagi pemerintah untuk menonaktifkan BNPB sebagai lembaga penanggulangan bencana.

"Kemungkinan nanti tidak ada BNPB. Padahal saya dan fraksi PKB pada waktu kemarin mengusulkan ada departemen khusus bencana," ujar Maman dalam diskusi virtual Polemik, yang disiarkan kanal Youtube MNC Trijaya, Sabtu (14/11).


Maman sendiri menyayangkan jika BNPB harus dinonaktifkan. Namun, dia memaparkan sejumlah pertimbangan yang kemungkinan bisa disampaikan anggota parlemen dalam hal menonaktifkan BNPB.

"Ini malah BNPB yang sudah ada saja mau dihilangin, direvisi. Padahal salah satunya (kelebihannya) adalah BNPB bergerak dengan cepat. Tetapi ada terkadang BPBD yang ragu menetapkan ini bencana darurat atau tidak, dengan menggunakan standar yang lama," tuturnya.

Kendati begitu, untuk saat ini Maman mengaharapkan partisipasi masyarakat untuk melakukan mitigasi bencana bila ada kemungkinan datangnya bencana alam. Tujuannya adalah untuk meminimalisir korban.

"Entah bagaaimana pun polanya nanti, gotong royong masyarakat kita masih bagus," demikian Maman Imanul Haq.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya