Berita

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama/Net

Politik

Sikap Jokowi Tidak Membeda-bedakan Saat Beri Tanda Kehormatan Layak Diapresiasi

SABTU, 14 NOVEMBER 2020 | 01:11 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Joko Widodo merupakan negarawan sejati. Dia tidak pernah membeda-bedakan dalam memberi penilaian kepada anak bangsa.

Begitu kata Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama kepada wartawan, Jumat (13/11).

Pernyataan itu menanggapi pemberian tanda kehormatan Bintang Mahaputera dan Bintang Jasa kepada 71 tokoh. Termasuk tokoh yang saat ini menjadi presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo. Hanya saja mantan panglima TNI tersebut tidak ikut hadir di Istana.


Haris memuji sifat Presiden Joko Widodo yang tidak melihat siapa pro dan kontra pemerintah dalam pemberian anugerah tersebut.

Siapapun yang terbukti berdedikasi untuk negara, maka akan mendapat tempat yang layak dalam sejarah perjalanan bangsa.

"Ini harus kita apresiasi sebagai bentuk nyata komitmen presiden menghargai dan mengangkat derajat para tokoh yang telah berkontribusi membangun bangsa,” ujarnya.

DPP KNPI, sambung Haris, memandang kebijakan presiden mengandung dua makna utama, yaitu penghargaan dan konsolidasi kebangsaan. Hal itu sejalan dengan konsep rekonsiliasi kebangsaan yang digagas DPP KNPI.

“Inilah rekonsiliasi dalam tindakan. Siapapun harus menerimanya dengan rasa hormat dan bangga,” demikian Haris.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:14

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:02

Iran Tutup Selat Hormuz, Lalu Lintas Minyak Global Terancam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:59

UI Tegaskan Demonstran yang Maki Polisi Bukan Mahasiswanya

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:41

AS-Israel Sama Sekali Tak Peka Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:33

KPK Pastikan Anggota Komisi V DPR Terseret Kasus DJKA

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:23

Harga BBM Pertamina 1 Maret 2026: Non-Subsidi Naik Serentak, Pertalite Stabil

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:40

Serangan Trump ke Iran Retakkan Integritas Demokrasi Amerika

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:17

Khamenei Meninggal Dunia, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:07

Kritik PDIP soal MBG Bisa Dipahami sebagai Peran Penyeimbang

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:04

Selengkapnya