Berita

Maroko bertindak tegas menghadapi Polisario yang semakin membuat onar di El Guergarat/Net

Dunia

Polisario Bikin Onar, Maroko Mulai Operasi Pulihkan Penyeberangan El Guergarat

JUMAT, 13 NOVEMBER 2020 | 22:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisario semakin membuat onar di wilayah penyangga dan penyeberangan El Guergarat di Sahara Maroko. Hal ini membuat Kerajaan Maroko tidak mampu lagi tinggal diam.

Pekan ini, pemerintah Maroko memutuskan untuk memulai operasi bertanggungjawab untuk memulihkan kembali lalu lintas di penyeberangan El Guergarat.

Diketahui bahwa langkah ini diambil oleh pemerintah Maroko setelah milisi Polisario memasuki daerah El Guergarat sejak 21 Oktober 2020. Mereka kemudian melakukan tindakan kriminal di sana serta memblokir pergerakan orang dan barang di jalur tersebut. Bukan hanya itu, mereka juga terus menerus mengganggu para pengamat militer Minurso.


Tindakan tersebut jelas merupakan destabilisasi yang terencana secara nyata dan mengubah status kawasan, serta melanggar perjanjian militer. Apa yang dilakukan oleh Polisario tersebut juga merupakan ancaman nyata bagi keberlanjutan gencatan senjata.

Apa yang dilakukan oleh Polisario ini juga merusak kemungkinan peluncuran kembali proses politik yang diinginkan oleh komunitas internasional.

Mengutip media Maroko, Diplomatie, sejak tahun 2016, Polisario telah melipatgandakan tindakan berbahaya yang tidak dapat ditoleransi di zona penyangga ini. Mereka juga melanggar perjanjian militer serta menghina seruan dari Sekretaris Jenderal PBB dan melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB, khususnya pasal 2414 dan 2440, yang memerintahkan Polisario untuk mengakhiri tindakan destabilisasi tersebut.

Di sisi lain, Kerajaan Maroko secara teratur memberikan informasi kepada Sekjen PBB serta pejabat senior PBB tentang perkembangan yang serius terkait ulah Polisario, termasuk yang baru-baru ini terjadi di El Guergarat.

Sayangnya, permohonan dari Minurso dan Sekretaris Jenderal PBB, serta intervensi dari beberapa anggota Dewan Keamanan terbaru tidak berhasil membuat Polisario berhenti berulah.

Karena itulah, Maroko mengambil tindakan tegas sesuai dengan atribusi, tugasnya, dan sepenuhnya mematuhi legalitas internasional untuk mengakhiri kebuntuan yang ditimbulkan oleh tindakan ini dan memulihkan gerakan sipil dan komersial yang bebas.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya