Berita

Joe Biden menelepon sejumlah pemimpin negara yang merupakan sekutu Amerika Serikat untuk menegaskan niatannya membangun hubungan baik di masa depan/Net

Dunia

Surat Dari Pemimpin Dunia Diblokir Trump, Biden Cekatan Telepon Sekutu AS

KAMIS, 12 NOVEMBER 2020 | 16:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Donald Trump tampaknya masih enggan menerima kekalahannya dalam pemilu presiden Amerika Serikat.

Pasalnya, kabar terbaru dari CNN mengungkapkan bahwa Departemen Luar Negeri Amerika Serikat masih menyimpan puluhan surat ucapan selamat yang dikirimkan oleh sejumlah pemimpin negara di dunia untuk Biden.

Kabar itu diungkap oleh dua sumber anonim yang dikabarkan dekat dengan informasi tersebut.


Namun pihak Biden agaknya enggan menyerah begitu saja. Meski tidak menerima surat-surat tersebut, Biden berinisiatif untuk membuat panggilan telepon dengan sejumlah pemimpin negara di dunia yang merupakan sekutu Amerika Serikat.

Pada hari Rabu (11/11) tim transisi Biden mengumumkan bahwa Biden telah berbicara dengan para pemimpin Australia, Jepang, dan Korea Selatan

Ketiganya adalah sekutu utama Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Kepada Perdana Menteri Australia Scott Morrison, Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga dan Presiden Moon Jae-in dari Korea Selatan, secara terpisah, Biden mengatakan bahwa dia ingin memperdalam hubungan kedua negara di masa depan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya