Berita

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon/Net

Politik

Fadli Zon: Apakah Salah Prajurit TNI Simpati Pada Habib Rizieq?

KAMIS, 12 NOVEMBER 2020 | 07:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Penahanan terhadap Serka BDS terus menuai polemik di masyarakat. Apalagi penahanan dilakukan setelah prajurit TNI Angkatan Udara itu merekam dirinya sendiri menyanyikan sebuah lagu sambutan atas kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Salah satu yang bertanya-tanya perihal penahanan ini adalah Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon.

“Apa salahnya kalau ada prajurit TNI simpati atas kedatangan ulama besar Habib Rizieq Shihab dari Saudi Arabia setelah 3,5 tahun?” tanyanya dalam akun Twitter pribadi, Kamis (12/11).


Dia berharap TNI tidak salah langkah dalam mengambil kebijakan. Apalagi sampai menghukum prajurit hanya karena rasa simpati kepada ulama.

“Jangan mengirim pesan salah pada publik. TNI selalu baik dengan ulama, kiai, habaib dan tokoh-tokoh agama. Jangan perlakukan prajurit tersebut seperti kriminal,” tuturnya,

Dalam sebuah video berdurasi 24 detik, Serka BDS melantunkan sebuah lagu sambutan untuk Habib Rizieq, yang kembali ke tanah air.

"Marhaban pemimpin FPI, Allah, Allah. Disambut prajurit TNI, Allah, Allah. Marhaban ahlan wa sahlan, marhaban Habib Rizieq Syihab. Takbir, Allahu akbar!" ujarnya saat mendendangkan lagu itu.

Kadispen TNI AU (Kadispenau) Marsma Fajar Adriyanto telah membenarkan pria yang berada dalam video viral tersebut adalah prajuritnya. Dia juga menyebut Serka BDS sedang ditahan karena diduga melanggar disiplin

"Memang itu anggota TNI AU. Dia sudah melanggar hukum disiplin militer. Akan kita tindak tapi harus menunggu penyelidikan oleh POM (Polisi Militer) dan intelijen," ujarnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:14

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:02

Iran Tutup Selat Hormuz, Lalu Lintas Minyak Global Terancam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:59

UI Tegaskan Demonstran yang Maki Polisi Bukan Mahasiswanya

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:41

AS-Israel Sama Sekali Tak Peka Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:33

KPK Pastikan Anggota Komisi V DPR Terseret Kasus DJKA

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:23

Harga BBM Pertamina 1 Maret 2026: Non-Subsidi Naik Serentak, Pertalite Stabil

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:40

Serangan Trump ke Iran Retakkan Integritas Demokrasi Amerika

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:17

Khamenei Meninggal Dunia, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:07

Kritik PDIP soal MBG Bisa Dipahami sebagai Peran Penyeimbang

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:04

Selengkapnya