Berita

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP, Achmad Baidowi/Net

Politik

Kewenangan DPP, Waktu Dan Tempat Muktamar IX PPP Tidak Berubah

SENIN, 09 NOVEMBER 2020 | 09:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Muktamar IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diwarnai dengan berbagai isu hangat dari para kandidat ketua umum, hingga waktu dan tempat pelaksanaan juga dipersoal.

Sejumlah kader PPP meminta tanggal pelaksanaan pada 18-21 Desember 2020 diubah karena terlalu mepet dengan Pilkada serentak 2020.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP, Achmad Baidowi mengatakan Muktamar IX yang akan berlangsung di Kota Makassar, Sulawesi Selatan tetap digelar pada 18-21.


"Persiapan pelaksanaan Muktamar IX PPP di Kota Makassar, 18-21 Desember 2020 terus dimatangkan, insyaAllah dalam waktu dekat panitia pelaksana akan melihat langsung rencana lokasi acara," ujar Awiek sapaan akrab anggota DPR itu, Senin (8/11).

Dia menerangkan, untuk memudahkan pelaksanaan persiapan Muktamar IX PPP, maka DPP menugaskan DPW Sulsel untuk membentuk panitia lokal.

Adanya polemik sejumlah kader meminta pelaksanaan di Kota Sentul, Awiek mengatakan Kota Makassar sudah sesuai dengan keputusan pengurus harian.

"Pelaksanaan Muktamar di Kota Makassar sudah sesuai dengan keputusan rapat PH (pengurus harian) yang memang memberikan alternatif tempat lain yang memungkinkan selain Jabodetabek di tengah pandemi Covid-19," ucapnya.

"Dan pemerintah daerah telah memberikan izin pelaksanaan muktamar yang melibatkan massa banyak dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan," imbuh Amwiek menambahkan.

Adapun kader yang menginginkan perubahan waktu lantaran mepet dengan pilkada, DPP menghormati adanya perbedaan pendapat tersebut, namun keputusan pengurus harian mengenai waktu dan tempat telah bulat.

"Bahwa menyikapi adanya aspirasi dari sejumlah DPW yang menginginkan perubahan waktu dan tempat pelaksanaan Muktamar IX, kami menghormatinya sebagai sebuah penyampaian pendapat. Namun, sesuai AD/ART bahwa pelaksanaan muktamar merupakan kewenangan DPP. Terhadap hal-hal yang menjadikan kegelisahan dari kawan-kawan DPW khususnya dari wilayah barat, maka DPP akan mencarikan solusinya," demikian Awiek.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya