Berita

Anggota DPD RI Jimly Asshiddiqie/Net

Politik

Pesan Jimly Asshiddiqie Ke Habib Rizieq: Berjuanglah Secara Resmi, Jangan Terus-terusan Mobilisasi Massa Di Jalan

SENIN, 09 NOVEMBER 2020 | 09:51 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan Ketua Presidium Alumni 212 (PA 212) Slamet Ma’arif yang menyebut Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tidak akan masuk ke partai disayangkan anggota DPD RI Jimly Asshiddiqie.

Habib Rizieq sendiri sudah mengumumkan akan tiba di tanah air pada Selasa (10/11). Setiba di Indonesia, Habib Rizieq dipastikan tidak akan langsung masuk ke dalam partai, baik itu partai lama maupun partai berhaluan Islam baru seperti Partai Ummat dan Partai Masyumi Reborn.

“Kenapa msti ditolak kalau langsung jadi pemimpin partai?” ujar Jimly Asshiddiqie dalam akun Twitter pribadinya.


Kepada Habib Rizieq, Jimly menyarankan untuk berhenti melakukan aksi jalanan. Dia ingin kontribusi Habib Rizieq kian nyata jika ikut dalam politik, sehingga bisa terlibat dalam pembuatan kebijakan.

“Berjuanglah secara resmi, jangan terus-terusan mobilisasi massa di jalanan. Banyak mudaratnya,” pesannya.

Dia berharap Habib Rizieq bisa bersatu ke dalam sebuah partai, kemudian melakukan konsolidasi dengan baik.

Mantan ketum ICMI ini mengurai bahwa posisi partai Islam saat ini hanya PKB yang aman. Sementara PKS, PAN, dan PPP terancam hilang oleh PBB, Gelora, Partai Ummat dan Partai Masyumi Reborn.

“Silakan semua tokoh terkait saling buka diri dan saling rangkul. Kanalisasi aspirasi ini penting agar tidak terus-terusan meledak di jalan. Pejabat pemerintah juga mesti arif bukakan saluran," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya