Berita

Pemimpin sayap kiri Prancis Jean-Luc Melenchon/Net

Dunia

Tokoh Utama Haluan Kiri Jean-Luc Melenchon Siap Maju Pilpres Prancis 2022

SENIN, 09 NOVEMBER 2020 | 08:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemimpin sayap kiri Prancis Jean-Luc Melenchon menyatakan bahwa dirinya siap mencalonkan diri sebagai presiden pada 2022 mendatang.

Ini bukan pencalonan pertama kali bagi Melenchon. Ujung tombak oposisi terhadap kebijakan ekonomi Presiden Prancis Emmanuel Macron dan pendukung utama protes anti-pemerintah 'rompi kuning' itu pernah memenangkan 19,5 persen suara dalam putaran pertama pemilihan presiden 2017.

"Kami harus menyalakan lampu di ujung terowongan untuk orang-orang, kami dapat melakukan hal-hal yang berbeda," kata Melenchon di saluran televisi berita malam TF1, seperti dikutip dari AFP, Senin (9/11).


"Saya siap dan saya menawarkan pencalonan saya," katanya, seraya menambahkan dia akan melakukannya hanya jika 150 ribu orang mendukung dalam petisi online.

Penggerak sayap kiri, yang juga mencalonkan diri sebagai presiden pada 2012 itu telah sering menjadi sumber kritik terhadap penanganan pemerintah terhadap wabah virus corona di Prancis, di mana kematian mencapai 40 ribu jiwa pada hari Sabtu (7/11) di negara itu.

Pengadilan pinggiran kota Paris memberinya hukuman penjara tiga bulan yang ditangguhkan dan denda 8.000 euro atau setara 9.509 dolar pada Desember 2019, karena dianggap mengintimidasi pejabat yang menyelidikinya atas kemungkinan penyimpangan pendanaan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya